Tim Pansus Tapal Batas Matim Cek Lokasi Tapal Batas Dengan Kabupaten Ngada

Tim Pansus DPRD Manggarai Timur (Matim) didampingi Babinsa Koramil 1612-05/Elar mengecek lokasi titik koordinat perbatasan Matim-Ngada

Tim Pansus Tapal Batas Matim Cek Lokasi Tapal Batas Dengan Kabupaten Ngada
POS-KUPANG.COM/GORDI DONOFAN
Suasana kunker Gubernur Viktor di Tapal Batas Manggarai Timur-Ngada di Bensur Desa Sambinasi Barat Kecamatan Riung Kabupaten Ngada, Jumat (14/6/2019). 

Tim Pansus Tapal Batas Matim Cek Lokasi Tapal Batas Dengan Kabupaten Ngada

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | BORONG- Tim Pansus DPRD Manggarai Timur (Matim) didampingi  Babinsa Koramil 1612-05/Elar mengecek lokasi titik koordinat daerah perbatasan Kabupaten Manggarai Timur dengan Kabupaten Ngada tepatnya di Kampung Bawe, Desa Golo Lijun, Kecamatan Elar Kabupaten Manggarai Timur, Jumat (21/6/19).

Babinsa Koramil 1612-05/Elar diwakili Serka Gunawan, Sertu Joao Mau Leto, Sertu Yohanes Sudir dan Serda Orasio Da Costa.

Selain itu hadir juga  Bhabinkamtibmas bersama unsur terkait dari Kecamatan Sambi Rampas.

Lokasi titik koordinat tersebut telah disepakati oleh kedua belah pihak yakni Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Ngada dan untuk selanjutnya akan dibawa dalam Sidang Paripurna Kabupaten Matim.

Demikian Dandim 1612 Manggarai, Letkol Inf. Rudy Markianao Simangunsong, S.Sos kepada POS-KUPANG.COM di Ruteng, Senin (24/6/2019) siang.

Viral 3 Guru SMP Pesta Seks dengan Siswinya, Di Sleman Nonton Langsung Pesta Seks Bayar Rp 1,5 Juta

Ia menjelaskan, pihaknya berharap warga wilayah perbatasan agar tetap menjaga kerukunan dan menjaga kondusivitas wilayah.

"Yang mana konflik perbatasan antara Kabupaten Manggarai (kini Manggarai Timur) dengan Kabupaten Ngada yang sudah berlangsung selama 46 tahun sejak 1973. Persoalan tapal batas di kedua kabupaten harus diselesaikan dan tidak boleh berlarut-larut. Ke depan, wilayah perbatasan kedua kabupaten akan dibangun bersama-sama oleh kedua Pemkab dan Pemprov untuk menjadi pusat kekuatan ekonomi," kata Dandim Rudy.

Ia menegaskan, di wilayah perbatasan nanti akan menjadi kekuatan ekonomi yang hebat.

Untuk diketahui,Gubernur NTT, Viktor Laiskodat saat melakukan pertemuan di Gedung Sasando, Selasa (13/5/19) dengan dihadiri Bupati Manggarai Timur dan Bupati Ngada, dalam pertemuan tersebut termuat berita acara kesepakatan bersama serta dilampirkan pula titik koordinat geografi dan titik peta yang sudah disepakati bersama.

Ini Usulan Mendagri Kepada KPU dan Telaan ke DPR Dan Bawaslu Terkait PKPU

Perwakilan kedua wilayah menyepakati garis garis batas yang sudah disetujui bersama.

Untuk diketahui, sejak 1973 tak pernah ada kata sepakat antara kedua kabupaten soal tapal batas kendati batas wilayah telah disepakati bersama oleh Bupati Ngada saat itu, Jan Jos Botha dan Bupati Manggarai Frans Sales Lega pada 20 Januari 1973. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved