Polemik Ornamen Semana Santa Dibahas Pemda Flotim

Dikeluarkanya beberapa ornamen Semana Santa dari Kota Larantuka,Kabupaten Flores Timur, menuai polemik

Polemik Ornamen Semana Santa  Dibahas  Pemda Flotim
POS-KUPANG.COM/ Euginius Moa
Wakil Bupati Flores Timur, Agus Payong Boli 

Polemik Ornamen Semana Santa  Dibahas  Pemda Flotim

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA- Dikeluarkanya  beberapa  ornamen Semana Santa  dari  Kota Larantuka,Kabupaten  Flores   Timur, Pulau  Flores, dalam Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di Karang Asem, Bali,  Sabtu (22/6/2019)  menuai polemik.

Keluarnya ornamen suci Semana Santa  bagi promosi wisata  dinilai  tabu   oleh umat  Katolik Larantuka.

"Saya minta semua bisa  tahan diri mengeluarkan kata-kata yang dapat menimbulkan masalah baru. Nanti ada forum rapat evaluasi yang melibatkan Pemda,  Uskup  Larantuka, gereja, konfreria, kerajaan Larantuka dan suku semana supaya sama-sama berbicara dari hati ke hati,”  kata  Wakil Bupati Flotim, Agus Payong Boli,   kepada  POS-KUPANG.COM, Rabu (26/6/2019).

Film Minggu Ini: Parasite, Yesterday dan Annabelle Comes Home, Mana yang Sepadan dengan Harga Tiket?

SEMANA SANTA: Siapa Saja yang Ada di Perahu Tuan Meninu pada Prosesi Jumat Agung?

Agus  Boli mengajak   polemik  itu    tidak diributkan di  media  sosial    karena   akan menciptakan  masalah  baru lagi.

 "Kta cari jalan keluarnya. Tidak tepat dan bisa timbulkan biasan masalah baru kalau  ribut  terus di  medsos. Ini berkaitan  konteks tradisi, adat budaya yang sakral juga iman Katolik devosi kepada Bunda Maria/Tuan Ma,"  tegas  Agus  Boli.

Agus  Boli  menegaskan, Pemda   Flotim  punya niat menjadikan Kota Larantuka masuk dalam JKPI. Karena Larantuka merupakan satu-satunya kerajaan Katolik pertama di Indonesia dan di Asia. (Laporan wartawan pos-kupang.com, Eginius  Mo’a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved