Dinkes Malaka Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tenaga Medis

Dalam rangka memberikan pelayanan yang cepat dan tepat kepada masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka Provinsi NTT menggelar Pelatihan Basic Trau

Dinkes Malaka Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tenaga Medis
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
POSE BERSAMA--Kadis Kesehatan Kabupaten Malaka drg. Paskalia Frida Fahik foto bersama pemateri dan peserta di Aula Hotel Ramayana Betun, Senin (24/6/2019).

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| BETUN----Dalam rangka memberikan pelayanan yang cepat dan tepat kepada masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka Provinsi NTT menggelar Pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) bagi para perawat dari 20 Puskesmas se-Kabupaten Malaka.

Dalam kegiatan ini Dinkes Malaka,
menghadirkan Global Tranning Center sebagai narasumber.

Kegiatan yang dibuka Kadis Kesehatan Kabupaten Malaka drg. Paskalia Frida Fahik ini berlangsung di Aula Hotel Ramayana Betun, Senin (24/6/2019).

Paskalia kepada wartawan mengatakan, pelatihan BTCLS merupakan pelatihan dasar bagi perawat dalam menangani masalah kegawatdarutan akibat trauma dan gangguan kardiovaskuler.

Peserta kegiatan ini adalah perawat karena perawat merupakan tenaga kesehatan yang berada di garis depan dalam memberikan pelayanan mengikuti perkembangan teknologi dan ilmu keperawatan saat ini.
Sehingga, tenaga kesehatan khususnya perawat dituntut untuk selalu meningkatkan ilmu pengetahuan dan ketrampilannya agar bisa selaras dengan perkembangan teknologi terkini dalam bidang kesehatan.

Menurut Paskalia, pelatihan BTCLS bagi para perawat ini sekaligus mempersiapkan Tim Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) saat pelaksanaan El Tari Memorial Cup (ETMC) XXIX 2019 di Kabupaten Malaka.

Tim ini terdiri dari Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka bersama perawat puskesmas se-Kabupaten Malaka dan jaringannya. Tim mendapat bekal dan pengetahuan baru dari pemateri demi peningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya pemain sepak bola dalam menangani kasus kegawatdaruratan yang terjadi saat pertandingan berlangsung.

Frida mengharapkan semua peserta pelatihan berperan aktif dalam pelatihan dan mengaplikasikannya ilmu yang sudah didapat di tempat kerja masing-masing. Dengan bekal pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan, para perawat diharapkan dapat dan mampu melakukan tindakan penatalaksanaan bantuan hidup dasar untuk menyelamatkan jiwa dan mencegah kerusakan organ. Selain itu, dapat mengurangi angka kematian dan kecacatan pada penderita di wilayah Kabupaten Malaka. (*)

Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved