Brigpol Krispianus Ola dari Polres Belu Jadi Polisi Teladan Nasional. Ini Prestasinya

Anggota Polres Belu, Polda NTT, Brigpol Krispianus Ola mendapat penghargaan dari Kapolri Jendral Tito Karnavian sebagai polisi teladan nasional.

Brigpol Krispianus Ola dari Polres Belu Jadi Polisi Teladan Nasional. Ini Prestasinya
POS-KUPANG.COM/ Teni Jenahas
Anggota Polres Belu, Polda NTT, Brigpol Krispianus Ola mendapat penghargaan dari Kapolri Jendral Tito Karnavian sebagai polisi teladan nasional.

Brigpol Krispianus Ola dari Polres Belu Jadi Polisi Teladan Nasional. Ini Prestasinya

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| ATAMBUA- Anggota Polres Belu, Polda NTT, Brigpol Krispianus Ola mendapat penghargaan dari Kapolri Jendral Tito Karnavian sebagai polisi teladan nasional.

Kresna Ola berprestasi dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) di wilayah perbatasan serta mendukung pemerintah dalam mengatasi masalah buta aksara.

Ketika ditemui Pos Kupang.Com di Mapolres Belu, Rabu (26/6/2019), Kresna mengatakan, ia bertugas sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Kenebibi, Polsek Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu sejak tahun 2015.

Bukan Hanya Belalang Kumbara, NTT Perlu Waspada Hama Nomor 1 Dunia

Di luar tugas pokoknya sebagai anggota Polri, Kresna membuat kegiatan mengajar warga binaannya yang berpendidikan rendah. Ia mengajar warga supaya bisa membaca, menulis dan menghitung.

Selain itu, Kresna juga memotivasi orangtua di wilayah binaannya agar menyekolahkan anak-anak mereka minimal pendidikan 12 tahun atau SMA.

Menurut Kresna, ia mulai mengajar warganya sejak tahun 2016 dengan jumlah warga yang ikut dalam kegiatan itu sebanyak 60 orang. Waktu mengajar dua kali dalam seminggu yakni Rabu dan Jumat. Ia mengajar warganya di bawah naungan pohon asam. Ia membelikan buku pelajaran lalu papan whiteboard dan spidol untuk mengajar warga.

Aiptu Akhmad Peuohaq Polisi Teladan dari Lembata, Prestasinya Mencengangkan Guys

Awal tahun 2018, Kapolres Belu Christian Tobing membangun rumah merah putih di wilayah Kenebibi. Selanjutnya Kresna memanfaatkan rumah tersebut sebagai tempat mengajar warga dan juga tempat pertemuan bersama dengan masyarakat untuk membahas berbagai hal yang terjadi di desa, termasuk memediasi warga jika terjadi masalah hukum di luar pengadilan.

Kresna mengaku, selama ia melaksanakan kegiatan mengajar warga tidak pernah dipublikasikan ke publik. Ia benar-benar kerja secara total demi kebaikan masyarakat di wilayah binaan. Ia mengaku kaget ketika dinobatkan sebagai polisi teladan nasional karena sebelumnya ia tidak pernah membanyangkan bisa mendapat prestasi secara nasional.

Halaman
12
Penulis: Teni Jenahas
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved