Suami Korban Lakalantas di Sumba Timur Terima Santuan 20 Juta dari Jasaraharja Putera

Suami Korban lakalantas di Sumba Timur Terima Santuan 20 Juta dari Jasaraharja Putera

Suami Korban Lakalantas di Sumba Timur Terima Santuan 20 Juta dari Jasaraharja Putera
POS-KUPANG.COM/Robert Ropo
Penyerahan santuan kepada suami korban Lakalantas. 

Suami Korban lakalantas di Sumba Timur Terima Santuan 20 Juta dari Jasaraharja Putera

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Keluarga korban Ipa Hoy warga Laimbaru, Desa Laindeha, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur yang meninggal atas kecelakaan lalulintas (Lakalantas) tunggal, Senin (20/5/2019) lalu menerima santuan Sebesar Rp 20.000.000 dari Jasaraharja Putera.

Penyerahan santuan itu diserahkan langsung oleh Pelaksana Unit Layanan Sumba Jasaraharja Putera, Dekleni Hatimbulan Batubara dan diterima oleh suami korban Padjaru Kamuri didampingi anaknya Martinus Takanjanji.

Viral Oknum Polisi Marahi Pedagang Nasi Bebek karena Diminta Bayar Teh Rp 1.000

Penyerahan santuan itu disaksikan oleh Kasat Lantas Polres Sumba Timur, Iptu Bery Nathaniel, SH bersama sejumlah anggota Lantas, Kepala UPT PPKAD wilayah Sumba Timur Denny S. sandy, SH, dan kepala Jasa Raharja Sumba Timur Ignasius M. boba yang berlangsung di Kantor UPT PPKAD Wilayah Sumba Timur, Selasa (25/6/2019) siang.

Pelaksana Unit Layanan Sumba Jasaraharja Putera, Dekleni Hatimbulan Batubara kepada POS-KUPANG. COM usai penyerahan santuan itu, menjelaskan, penyerahan santuan terhadap korban kecelakaan tunggal Ipa Hoy kepada keluarga korban dari Jasaraharja Putra anak Perusahan Jasaraharja sebesar Rp 20.000.000.

Jelang Putusan MK, Warga di Malang yang Tergabung dalam KMPK Serukan Indonesia Damai

Ia juga mengatakan pemberian santuan kepada korban kecelakaan tunggal dari Jasaraharja Putera baru pertama kali untuk wilayah Sumba.

"Sehingga saya mengharapkan kepada masyarakat, agar melalui moment ini masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam ansuransi pembonceng, pengemudi kendaraan bermotor dengan melihat bukan siapa di STNK tetapi melihat siapa yang ada di atas motor itu yang kita ansuransikan,"jelas Batubara.

Kasat Lantas Polres Sumba Timur, Iptu Bery Nathaniel, SH juga menambahkan, untuk sebelumnya kasus seperti ini kurang terdorong dari pihak Jasaraharja Putera, sehingga masyarakat secara eduksi juga kurang terdidik.

Ia juga mengharapkan dengan adanya termin seperti itu, kedepan masyarakat di Sumba Timur lebih mengerti lagi dengan hak-haknya. Namun, dari sisi kewajiban yang bersangkutan juga harus membayarnya.

Bery juga menjelaskan kronologis kejadian kecelakaan tungga itu, Senin (20/5/2019) sekitar pukul 20.00 Wita, bertempat di Desa Laindeha, terjadi kecelakaan tunggal yakni kendaraan sepeda motor honda supra fit X warna hitam dengan nomor polisi ED 4091 GA yang dikendarai oleh suami korban Padjaru Kamuri yang membonceng korban sebagai istrinya Ipa Hoy.

Terjadi kecelakaan itu, kata Bery diduga pengendara sepeda motor mengalami hilang kendali, karena menabrak hewan. Akibatnya pengendara maupun korban mengalami luka-luka.

Anak korban Martinus Takanjanji juga usai menerima santuan itu, menyampaikan terima kasih kepada pihak Jasa Raharja Putra, Jasa Raharja, Satlantas Polres Sumba Timur, dan UPT PPKAD yang telah memperhatikan mereka dengan memberikan bantuan uang santuan itu kepada korban.

Martinus juga mengatakan, dengan menerima santuan ini sebagai motifasi mereka untuk kedepan lebih memperhatikan apa yang menjadi kewajiban dengan membayar iuran pajak, dan melengkapi segala persyaratan dalam berkendara. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved