Setelah Tujuh Tahun, Hari Ini Bank NTT dan Pemda Ngada Catat Sejarah Baru

Sejarah baru dicatat hari ini. Hal-hal yang masih kendala diantara Pemda Ngada dan Bank NTT bisa diselesaikan dengan beberapa tahap yang telah dilaku

Setelah Tujuh Tahun,  Hari Ini Bank NTT dan Pemda Ngada Catat Sejarah Baru
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Dirut Bank NTT Izhak Eduard Rihi 

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG. COM | KUPANG -- Sejarah baru dicatat hari ini. Hal-hal yang masih kendala diantara Pemda Ngada dan Bank NTT bisa diselesaikan dengan beberapa tahap yang telah dilakukan yaitu pertemuan antara Dirut Bank NTT dan Bupati di Bajawa beberapa waktu lalu.

"Kami menyepakati bahwa Bank NTT akan siap membayar selisih daripada temuan-temuan BPK tentang dana-dana Pemda yang beberapa waktu telah menjadi permasalahan. Akibat dari itu ada beberapa rekan-rekan yang mengalami proses hukum," kata Direktur Utama Bank NTT, Izhak Eduard Rihi pada saat Penandatanganan MoU antara Bank NTT dan Pemda Ngada, Ruang Rapat Lantai II Bank NTT, Selasa (25/6/2019).

Namun, lanjutnya, secara tekhnis koorperasi dan pemerintahan Bank NTT mempunyai tanggung jawab. Karena harus diakui bahwa ada juga kelemahan-kelemahan baik secara sistem, pengendalian dan tata kelola yang belum sempat untuk memitigasi hal-hal itu di waktu lalu.

"Melalui pertemuan dengan BPK, kita meminta pandangan-pandangan. Kita mendapatkan masukan yang luar biasa. Kesepakatan-kesepakatan ini direstui oleh BPK karena telah menjadi temuan. Namun mekanismenya bisa diselesaikan secara kekeluargaan melalui mekanisme RUPS," ujarnya.

Ia menyampaikan kesepakatan hari ini akan ditindaklanjuti untuk menemukan angka pasti seperti apa yang akan dikembalikan kemudian dilaporkan ke Gubernur sebagai pemegang saham pengendali.

Pada prinsipnya masalah yang telah berlangsung selama tujuh tahun yang lalu sudah selesai. Dimana Bank NTT dan Pemda Ngada punya komitmen untuk bisa menyelesaikan masalah kecil ini. Karena masalah tersebut hanya mengganjal hubungan antara Pemda dan Bank NTT. Karena ada kepentingan yang lebih besar seperti percepatan pembangunan Pemda Ngada lewat infrastruktur yang akan bank NTT lakukan secara total.

MoU Pengalihan Dana-Dana Pemkab Ngada ke Bank NTT merupakan hal yang luar biasa. Karena Pemda Ngada tetap mempercayakan Bank NTt dan mempunyai komitmen menyelesaikan PR-PR yang rertinggal terkait dengan masalah ini.

"Bentuk responsif kami semua masalah yang ada. Secara koorperasi harus mengambil sikap tidak boleh dilepas tapi harus diselesaikan. Sedangkan terkait angka akan direkonsilasi," tuturnya.

Sedangkan berapa besaran yang akan dikembalikan, menurutnya masalah angka terlalu tekhis tapi bagaimana Bank NTT menyelesaikan itu. Karena Bank NTT berpikir ke depan bagaimana kontribusi bank NTT untuk pemda.

Inilah kata Izhak, menjadi langkah awal untuk melalukan itu.
Ia berterima kasih kepada Pemda Ngada, suatu penghormatan bisa dipercaya kembali. Bank NTT pastikan dana-dana yang dikembalikan itu akan dipakai kembali sebagai kredit produktif upaya-upaya meningkatkann taraf hidup masyarakat di sana.

"Kami sudah sepakat untuk melakukan revitalisasi pariwisata di sana, membangun home stay dan pabrik kopi," tuturnya. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved