Bupati Ngada Sebut Persoalan Dengan Bank NTT Telah Selesai

Pemerintah Kabupaten Ngada dan Bank NTT menandatangani kesepakatan kerja sama pengalihan dana ke Bank NTT.

Bupati Ngada Sebut Persoalan Dengan Bank NTT Telah Selesai
Pos Kupang.com/Gordy Donafan
Bupati Ngada, Paulus Soliwoa. 

Bupati Ngada Sebut Persoalan Dengan Bank NTT Telah Selesai

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG. COM | KUPANG- Pemerintah Kabupaten Ngada dan Bank NTT menandatangani kesepakatan kerja sama pengalihan dana ke Bank NTT.

Penandatangan MoU Pengalihan Dana-Dana Pemkab Ngada ke Bank NTT dilakukan oleh Bupati Ngada dan Direktur Utama Bank NTT, disaksikan jajarannya di Aula Rapat Lantai II Bank NTT, Selasa (25/6/2019).

Dengan adanya MoU ini, maka semua dana berupa gaji pegawai dan DAK akan dialihkan kembali ke Bank NTT.

Setelah Tujuh Tahun, Hari Ini Bank NTT dan Pemda Ngada Catat Sejarah Baru

Bupati Ngada, Paulus Soliwoa akui bahwa sebelumnya Pemda Ngada memang meletakkan dananya di Bank NTT namun karena ada masalah maka dana Pemda dialihkan ke bank lain.

Namun karena secara substansi masalah telah selesai maka dana-dana akan dialihkan kembali ke Bank NTT.

Paulus bersyukur dengan telah ditandatanganinya MoU ini maka Pemda harus segera mengalihkan dana ke bank NTT.

"Atas nama pemerintah dan masyarakat kami menyampaikan terima kasih karena ada niat baik bahwa persoalan selama tujuh tahun hari ini kita selesaikan," TTU tuturnya.

Ia mengatakan dirinya bersama Dirut Bank NTT, telah sama-sama mendengar saran dan rekomendasi dari BPK, sehingga sudah tidak ada permasalah lagi untuk diselesaikan oleh kedua belah pihak. Bahwa soal berapa besar angkanya akan dilakukan. Bagi mereka substansinya telah selesai.

Pemkab Ngada Bentuk Tim Identifikasi dan Verifikasi Bansos 2018

Ia menyampaikan prosesnya diselesaikan dan ini amanat RUPS sehingga tindaklanjutnya.
Ia menjelaskan masalah yang terjadi selama ini terkait hasil audit BPK terhadap sejumlah uang yang menjadi urusan Pemkab Ngada dan bank NTT sejak 2013.

"Hasil audit BPK sekira Rp 15 miliar, dari putusan saudara-saudara mengembalikan Rp 4 miliar. Sedangkan selisihnya telah bersepakat untuk dikembalikan bank NTT. Rillnya berapa secara substansi persoalan telah selesai," ujarnya.

Selama ini, lanjutnya persoalan belum diselesaikan karena kendala pada angka yang akan dikembalikan, agar ke depan tidak timbul persoalan. Namun ini sudah selesai.

Fraksi Hanura Minta Bank NTT Buka Capem di Oelaba, Rote Barat Laut

Katanya Bila uangnya sudah bersepakat maka akan kembali ke bank NTT untuk penambahan penyertaan modal. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved