Rabu, 15 April 2026

Winston Rondo Ingatkan Sekolah Negeri Jangan Terima Siswa Lebih dari Kuota

Ketua Umum Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) NTT, Winston Rondo mengharapkan sekolah negeri (SMA/SMK) tidak menerima siswa melebihi kuota atau

Penulis: Oby Lewanmeru | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD NTT, Winston Rondo 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG - Ketua Umum Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) NTT, Winston Rondo mengharapkan sekolah negeri (SMA/SMK) tidak menerima siswa melebihi kuota atau kapasitas yang ada di sekolah.
Winston menyampaikan hal ini, Minggu (23/6/2019).

Menurut Winston,BMPS merupakn sebuah wadah dari sekolah-sekolah swasta yang ada di NTT.Karena itu, dalam PPDB tahun 2019, pihaknya meminta sekolah-sekolah tidak boleh menerima siswa baru melampaui kapasitas yang ada di sekolah.

"Jadi Pergub dan Juknis yang ada perlu diperhatikan oleh sekolah. Dinas Pedidikan dan Kebudayaan NTT harus kawal," kata Winston.

Warga Desa Kahale Desak Pemkab Sumba Barat Daya Bangun Jalan ke Pantai Bawaha dan Watumalando

Ditanyai soal adanya edaran Mendikbud soal persentasi PPDB , yakni jalur zonasi dari 90 persen diturunkan menjadi 80 persen, jalur prestasi dinaikan dari 5 persen menjadi 15 persen dan jalur kepindahan orang tua 5 persen, ia mengatakan,

pihaknya merasa sangat tanggung karena jalur zonasi hanya diturunkan 10 persen dari 90 persen ke 80 persen. "Mestinya supaya responsif dengan kebutuhan lapangan ,maka zonasi harus 70 persen dan jalur prestasi 30 persen," katanya.

Atlet Tarung Derajat Kota Kupang Siap Tampil di Popda NTT 2019: Jangan Orientasi Bonus

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD NTT ini mengatakan, dengan adanya edaran itu, tentu pemerintah siap melakukan penyesuaian tetapi yang utama sekolah tidak boleh menerima siswa melampaui kapasitas. (*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved