Selasa, 21 April 2026

Mengisi Waktu Liburan, Anak-Anak Nagekeo Memancing Ikan

Mengisi Waktu Selama liburan, Anak-Anak di Kabupaten Nagekeo Memancing Ikan

Penulis: Gordi Donofan | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/GORDI DONOFAN
Anak-anak SD Maropokot di Nagekeo ketika sedang mancing ikan di Dermaga Maropokot Mbay Kabupaten Nagekeo, Sabtu (22/6/2019). 

Mengisi Waktu Selama liburan, Anak-Anak di Kabupaten Nagekeo Memancing Ikan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Suasana siang itu cukup ramai di Pelabuhan Maropokot Mbay Kabupaten Nagekeo.

Puluhan warga tampak memegang alat pancing masing-masing untuk mancing diatas dermaga Maropokot, Sabtu (22/6/2019).

TTU Kirim 3 Atlet Pada Popda Provinsi NTT Tahun 2019

Waktu menujukan sekitar pukul 11.00 Wita. Suhu udara cukup panas dan matahari sangat menyengat kulit, namun warga tetap menikmati di dermaga sambil memainkan alat pancing.

Ada yang mendapatkan ikan adapula yang gagal. Meskipun tidak mendapatkan ikan, mereka terus mancing hingga akhirnya harus mendapatkan ikan untuk sekedar lauk makan siang bersama keluarga mereka.

Iran Eksekusi Mantan Staf Kementerian Pertahanan yang Jadi Mata-mata AS

Tak hanya orang dewasa, anak-usia sekolah dasar juga ikut mancing disana. Mereka tidak mau kalah dengan orangtua mereka didermaga. Mereka adalah, Heri Safrul, Risward, Alvian, Muhammad Yusuf, Rahmad Widi.

Anak-anak rupanya sangat menikmati kegiatan mancing di dermaga. Sambil bercandagurau, mereka serius mengayunkan mata kail ke dalam laut dari atas dermaga.

"Tarik, tarik, tarik cepat, cepat, itu ikan besar," ujar beberapa anak saat, mata kail milik Heris Safrul siswa kelas VI SDI Maropokot, dimakan ikan.

Heripun dengan sigap menarik mata kailnya. Ia pung mendapatkan seekor ikan. "Lumayan untuk makan siang," ujar Heri.

Heri dan teman-temannya pun lanjut mancing. Heri dan empat orang temannya-temannya menghabiskan waktu diakhir pekan dengan memancing.

"Dari ada hura-hura tidak jelas dirumah, mending mancing ikan. Lumayan untuk makan siang," ujar Riswar, teman Heri.

Riswar merupakan warga Maropokot. Dirinya sudah tamat Sekolah Dasar. Setiap hari jika ada waktu luang dirinya rajin ke dermaga untuk mancing ikan. Mereka sangat kompak.

Jika ada mata kail yang jatuh ke laut, mereka akan lompat dan berenang mengambilnya. Rasa persaudaraan anak-anak ini sangat tinggi.

"Saya yang lebih tua dari mereka. Kalau adik Heri mata kailnya jatuh ke laut saya yang duluan lompat ke bawa untuk ambil. Kadang setelah kami mancing ikan dibagi. Meskipun dapat sedikit kami pasti bagi. Karena kami datang bersama-sama," ujarnya.

Sementara Mohamad Yusuf, mengaku dirumah setiap hari bosan dengan aktivitas yang kurang positif. Bermain dirumah hanya membuat keributan saja.

Apalagi usia seperti mereka hanya untuk bermain dan membuat keributan sembarangan.
Lebih baik main ke Dermaga Maropokot bawa alat pancing dan mancing ikan dengan kawan-kawan sekolah.

"Kami biasa setiap hari datang. Dari pada dirumah duduk tidak jelas. Ribut sana-sini. Lari kiri kanan, mending mancing. Kalau dapat ikan senang bisa makan ikan to. Kalau tidak keesokan harinya datang lagi saja," "ujar siswa kelas III SDI Maropokot ini.

Yusuf mengungkapkan yang terpenting jangan malas dan bersabar. Jika hari ini tidak dapat ikan esok datang lagi dan mancing lagi. Karena mungkin rejeki belum ada untuk hari ini.

"Coba lagi saja. Siapa tau esok banyak ikan yang bermain didekat dermaga pasti makan kita punya umpan," ujarnya.

Teman dari Yusuf, Alvian mengungkapkan banyak anak-anak Maropokot hobi mancing dan menghabiskan waktu di pantai. Entah itu untuk mandi atau untuk mancing ikan.

Selama ini ia dan kawan-kawannya banyak mendapatkan ikan dan ikan itu untuk dimakan bukan untuk dijual.

"Kami bagi saja. Kami tidak jual. Kami mau makan siang," ujarnya sambil membuang mata kail ke laut.

Anak Kampung Maropokot lainnya, Rahmat Widi, mengaku jika sudah bosan mancing mereka akan lompat dari atas dermaga untuk mandi serta latih berenang.

Rupanya waktu usia seperti mereka adalah hal yang sangat terindah.

"Kami manfaatkan waktu dengan baik. Kalau sudah bosan kami mandi sudah. Main lompat-lompatan dari atas dermaga," ujarnya.

Ia mengaku mancing kali ini sudah lumayan mendapatkan ikan dan akan dibagi. Masing-masing mendapatkan belasan ekor ikan. "Lumayan kami dapat ikan hari ini," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved