Wabup Flotim Tantang Perjanjian Dengan Darah Hewan di Adonara, Atasi Konflik Sosial

Sering muncul konflik tanah dan konflik sosial lain di Adonara, Wabup Flotim serukan sumpah darah dengan darah hewan

Wabup   Flotim Tantang Perjanjian Dengan Darah  Hewan di Adonara, Atasi Konflik Sosial
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Prosesi laut dalam perayaan Semana Santa di Kota Larantuka,Pulau Flores, Jumat (19/4/2019). 

Wabup   Flotim Tantang Perjanjian Dengan Darah  Hewan di Adonara, Atasi Konflik Sosial

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA- Sering   muncul konflik   tanah dan  konflik sosial lain pada  masyarakat Pulau Adonara,  Wakil  Bupati  Flores  Timur di Pulau  Flores, Agus  Boli, menyerukan  diadakan  ritual pembaharuan "nayu baya,"  yakni perjanjian damai adat yang dimeteraikan darah hewan.

“Maksudnya   ke depan, kalau   ada konflik tanah atau lainnya di Adonara diselesaikan secara damai adat tanpa harus perang tanding  makan korban,“ kata Agus  Boli   dalam  open  house perayaan halal bihalal   Hari Raya Idul  Fitri 1440 di Waiwerang, Kabupaten  Flores  Timur, Pulau  Flores,  Jumat (21/6/2019).

Seruan "nayu baya" Agus   Boli direspon  positif  semua peserta open house dan halal bihalal dengan mendatangani pernyataan tindaklanjut rekomendasi damai di tanah adonara.

Umat Lintas Agama Adonara, Flores Timur Rayakan Halal Bi halal

Dikunjungi Tim Koperasi Nasional, Pemilik UKM Kopi Leworok di Flores Timur Menangis

Agus   Boli  mengatakan, open house digeser dari rumah jabatan ke tengah masyarakat digabung juga peryaaan natal tahun baru pada bulan Januari. Langkah  itu  sebagai penghormatan kepada masyarakat menjadi   wahan  silatuhrahim antarumat beragama. (Laporan  Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo’a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved