Jet Tempur Sudah Terbang ke Iran, Trump Tia-tiba Batalkan Serangan

Sebagai balasan atas drone yang ditembak jatuh oleh Iran, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan mengizinkan perintah serangan.

Jet Tempur Sudah Terbang ke Iran, Trump Tia-tiba Batalkan Serangan
(US Air Force via Newsweek)
Inilah RQ-4A Global Hawk. Drone pengintai militer Amerika Serikat yang dikabarkan dijatuhkan oleh Iran pada Rabu (19/6/2019). 

Jet Tempur Sudah Terbang ke Iran, Trump Tia-tiba Batalkan Serangan

POS KUPANG.COM, TEHERAN -- Sebagai balasan atas drone yang ditembak jatuh oleh Iran, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan mengizinkan perintah serangan.

Setelah ketegangan yang terjadi pasca-serangan terhadap dua kapal tanker di Teluk Oman pekan lalu, Iran mengklaim sudah menghancurkan drone jenis RQ-4A Global Hawk.

Sebagai balasannya, New York Times yang mengutip sumber internal Gedung Putih memberitakan, jet tempur langsung diterbangkan dengan kapal perang sudah ada di posisi menyerang.

Di Tangerang Seorang Remaja Wanita Tewas dengan Leher dan Tangan Terikat, Ini Dugaan Sementara

Fenomena Bintang Porno Kakek Sugiono yang Juga Digunakan dalam Hoaks Pemilu

Daftar Calon Pimpinan KPK, ICW Peringatkan Perwira Polri

Deddy Corbuzier Jadi Mualaf, 4 Selebriti Tanah Air ini Sudah Lebih Dulu Masuk Islam, Mengaku Damai

Namun dikutip Reuters Jumat (21/6/2019), serangan balasan itu urung terjadi setelah Trump memerintahkan pembatalan tanpa ada senjata yang ditembakkan.

Pejabat anonim yang ikut dalam pertemuan itu mengatakan, serangan balasan AS menyasar radar serta sistem daya rudal Iran dan dilaksanakan pada dini hari guna meminimalkan risiko.

Kemudian seorang pejabat Iran menimpali bahwa sebelum serangan itu, Trump sempat mengirim peringatan melalui Oman bahwa serangan AS bakal segera terjadi.

Pejabat Iran yang tak ingin disebutkan namanya itu berkata dalam pesannya, Trump menentang perang dan menginginkan perundingan untuk membahas berbagai isu.

Dia meminta Teheran balasan secepatnya. Pejabat itu mengungkap Teheran bahwa kewenangan untuk berunding ada di tangan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Sementara sumber kedua Iran menuturkan, mereka sudah menegaskan Khamenei menentang perundingan dengan AS.

"Namun pesan ini kami sampaikan supaya beliau yang memutuskan," terangnya.

"Bagaimana pun, kami sudah memberi tahu Oman bahwa serangan yang dilakukan kepada Iran bakal memberikan konsekuensi baik regional maupun internasional," tambahnya.

Tidak jelas apakah serangan bakal tetap dilaksanakan atau Trump berubah pikiran. Ataukah pemerintahannya menyoroti persiapan logistik dan strategi.*

https://internasional.kompas.com/read/2019/06/21/16074241/trump-batalkan-serangan-ke-iran-saat-jet-tempur-sudah-terbang

Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved