TRIBUN WIKI

TRIBUN WIKI : Cerita di Balik Lezatnya Kopi Bana Lembata

Walau masih diolah dari dapur rumah, nikmat dan lezatnya kopi jenis robusta ini sudah sangat dikenal di kalangan masyarakat Kota Lewoleba

TRIBUN WIKI : Cerita di Balik Lezatnya Kopi Bana Lembata
POS KUPANG/RICARDUS WAWO
Dominikus Demon (47) dan Fransiska Tuto (46) 

Cerita di Balik Lezatnya Kopi Bana Lembata

POS-KUPANG.COM|KUPANG--Jika anda penikmat kopi dan sempat mampir ke Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata Anda sangat dianjurkan untuk menikmati seduhan Kopi Bana yang diracik sepasang suami istri Dominikus Demon (47) dan Fransiska Tuto (46).

Kopi Bana juga bisa jadi pilihan buah tangan bila pulang berlibur dari Lembata.

Nikmat Kopi Bana memang tak perlu diragukan lagi. Walau masih diolah dari dapur rumah, nikmat dan lezatnya kopi jenis robusta ini sudah sangat dikenal di kalangan masyarakat Kota Lewoleba. Sejumlah hotel dan pengusaha juga sudah menjadi langganan tetap

Pemilihan Putri Tenun NTT, panggung Model Cilik hingga Model Senior NTT

Kapolsek Aesesa Mediasi Pembukaan Blokir Jalan di Desa Rendu Butowe Nagekeo

Beberapa di antaranya Hotel Palm Indah, Lembata Indah, Hotel Anissa, UD Bangun Jaya, Toko YT, Toko 51 dan sejumlah pejabat daerah. Bisa dibilang gurihnya kopi asli dari Pulau Lembata ini sudah mengalahkan produk kopi industri besar yang jamak beredar di kios-kios dan toko-toko besar.

Dominikus dan Fransiskus, dua sejoli yang menciptakan Kopi Bana, tak main-main dalam meracik dan mengembangkan kopi dengan cita rasa jahe ini.

Hasilnya memang mencengangkan. Satu kilogram Kopi Bana (satu toples) dijual dengan harga Rp100 ribu. Dalam sehari Kopi Bana dipesan 10-15 Kg.

Jadi, jumlah keuntungan bersih sebulan rata-rata mencapai Rp30 juta. Harga kopi sekilo ini dijamin setimpal dengan kenikmatan yang dirasakan ketika mencicip kopi lokal dengan sensasi internasional ini.

Tiga varian kopi yakni kopi rasa gingseng, jahe dan kopi biasa bisa didapat langsung di rumah mereka di Jalan Solavide, Kelurahan Selandoro, Kecamatan Nubatukan, Kota Lewoleba, Kabupaten Lembata.

Asal Mula Nama Kopi Bana

Pada tahun 2014, Dominikus membaca pemberitaan sebuah koran lokal tentang Festival Kopi Flores di Jakarta.

Halaman
123
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved