Pabrik Rumahan Korek Api Gas Di Langkat Terbakar, 30 Meninggal Dunia

Sebanyak 30 orang meninggal dunia akibat terjebak di pabrik rumahan macis atau korek api gas yang terbakar di Desa Sambirejo, Kabupaten Langkat

Pabrik Rumahan Korek Api Gas Di Langkat Terbakar, 30 Meninggal Dunia
Tribun Medan
pabrik korek api rumahan di Langkat yang terbakar 

Pabrik Rumahan Korek Api Gas Di Langkat Terbakar, 30 Meninggal Dunia

POS-KUPANG.COM- Sebanyak 30 orang meninggal dunia akibat terjebak di pabrik rumahan macis atau korek api gas yang terbakar di Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Jumat (21/6/2019) siang.

Para korban menumpuk di pintu depan pabrik yang terkunci. Enam di antaranya merupakan anak-anak.

Novita Sari (35), saksi mata, mengatakan, kebakaran terjadi pukul 12.10 saat pekerja istirahat makan siang. “Kami mendengar ada api dan letusan-letusan kecil dari dalam rumah. Api lalu membesar begitu cepat,” katanya.

Waduh! Pernah Ditawari 5 Triliun Agar Mundur Dari Menteri Tak Disangka Ini Reaksi Susi Pudjiastuti

Api itu lalu melahap seluruh pabrik rumahan berukuran sekitar 6 meter x 15 meter tersebut. Menurut Novita, mereka sempat mendengar teriakan minta tolong dari para korban. Namun, warga tidak bisa menolong para korban yang terjebak karena api semakin besar. Pintu depan rumah tersebut terkunci sehingga korban tidak bisa keluar.

Menurut Novita, pintu belakang rumah tersebut sebenarnya terbuka. Namun, para korban, sebagian besar perempuan, tidak bisa keluar dari pintu itu karena api sudah membesar di bagian belakang rumah.

Warga di sekitar lokasi pun berupaya memadamkan api dengan mengambil air dari sumur dan parit di sekitar lokasi. Sekitar setengah jam kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi. Api pun mulai padam sekitar pukul 13.00.

1.625 Rumah Program BSPS Akan Dibangun Di Kabupaten Kupang pada Tahun Ini

Petugas pun memeriksa pabrik rumahan dan menemukan para korban sudah tewas menumpuk di dekat pintu depan. Beberapa di antara korban tampak memeluk anaknya.

Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Inspektur Jenderal Agus Andrianto mengatakan, kuat dugaan ada unsur kelalaian dalam kebakaran yang menyebabkan para pekerjanya dan anak-anaknya meninggal dunia. “Hampir bisa dipastikan penyebab kebakaran adalah ledakan yang dipicu korek api. Kami masih menyelidiki apakah pabrik ini ada izin atau tidak,” katanya.

Agus mengatakan, mereka masih melakukan pemeriksaan laboratorium forensik untuk menyelidiki lebih lanjut kasus kebakaran tersebut. Mereka juga menyelidiki legalitas pabrik rumahan tersebut. Jika ada unsur kelalaian, pemilik pabrik akan diminta pertanggungjawaban hukum.

FGD Bahas Pencegahan dan Penanggulangan Paham Radikalisme

Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin mengatakan, belum bisa memastikan legalitas pabrik korek api tersebut. Menurut informasi yang mereka terima, ada beberapa pabrik yang beroperasi di sekitar lokasi itu. Pabrik rumahan itu hanya memasang pemantik ke badan korek. Mereka sudah menerima badan korek api yang sudah terisi gas.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul," Pabrik Rumahan Korek Api Gas Terbakar, 30 Meninggal Dunia di Langkat," https://bebas.kompas.id/baca/utama/2019/06/21/pabrik-rumahan-korek-api-gas-terbakar-30-meninggal-dunia-di-langkat/?utm_source=external_kompascom&utm_medium=berita_terkini&utm_campaign=kompascom

Editor: Adiana Ahmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved