Walikota Kupang Perkenalkan Qlue, Menuju Kota Kupang Smart City

Walikota Kupang Jefri Riwu Kore Perkenalkan Qlue, Menuju Kota Kupang Smart City

Walikota Kupang Perkenalkan Qlue, Menuju Kota Kupang Smart City
POS-KUPANG.COM/FOTO HUMAS PEMKOT KUPANG
Pertemuan dan jumpa pers Support System Aplikasi Qlue di Ruang Rapat Garuda Kantor Wali Kota Kupang, Kamis (20/6/2019). 

Walikota Kupang Jefri Riwu Kore Perkenalkan Qlue, Menuju Kota Kupang Smart City

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore memperkenalkan Aplikasi Qlue yang merupakan platform bagi pengguna ponsel pintar untuk membantu memecahkan masalah-masalah yang terjadi dalam suatu wilayah.

Qlue berfungsi mengumpulkan dan menganalisis data dengan menggunakan teknologi Computer Vision untuk mengelola data secara real-time. Aplikasi Qlue ini merupakan upaya Pemerintah Kota Kupang membawa Kota Kupang menuju Smart City.

Putra Oesao FC Wakili Kabupaten Kupang ke El Tari Memorial Cup di Malaka

Jefri memperkenalkan Qlue dalam pertemuan dan jumpa pers yang digelar di Ruang Rapat Garuda Kantor Walikota Kupang, Kamis (20/6/2019).

Jefri sendiri yang memimpin pertemuan itu, didampingi oleh Asisten Ekonomi Pembangunan, Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Kupang dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kupang, Dra. Thruice Balina Oey, M.Si tersebut dihadiri oleh seluruh Pimpinan Perangkat Daerah dan para Camat lingkup Kota Kupang serta wartawan dari berbagai media.

Dedi Prasetyo Targetkan Pelimpahan Berkas Kasus Makar dan Kerusuhan 21-22 Mei Akhir Juni 2019

"Aplikasi akan segera diluncurkan segera setelah kita persiapkan seluruh support system-nya, saya optimis ini akan membawa Kota Kupang ke arah yang lebih baik, karena berbagai keluhan terhadap persoalan di Kota Kupang dapat ditampung dan ditindaklanjuti di satu wadah, aplikasi akan menjadi cikal bakal master plan Smart City di Kota Kupang," ungkap Jefri.

Andre Otta, selaku Kabid Layanan e-Gov Dinas Kominfo Kota Kupang, menjelaskan, saat ini aplikasi tersebut masih dalam tahap persiapan sehingga belum dapat menjawab atau menindaklanjuti keluhan yang masuk.

"Meskipun masyarakat sudah dapat me-register untuk login ke dalam system, tapi pemerintah sebagai user penindaklanjut belum dapat menjawab keluhan-keluhan yang masuk saat ini," ungkapnya.

Sebab, kata Otta, aplikasi ini belum diperlengkapi dengan support system, misalnya SDM dari masing-masing perangkat daerah yang akan bertugas menindaklanjuti dari masing-masing OPD. "Segera kami membentuk tim rekasi cepat maka aplikasi ini akan segera digunakan oleh masyarakat Kota Kupang" jelas

Pertemuan tersebut dalam rangka membahas pembentukan Tim Quick Response dari masing-masing perangkat daerah untuk menindaklanjuti laporan masyarakat dengan jumlah personil yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Camat dan Lurah merupakan koordinator quick response di tingkat kecamatan dan kelurahan yang akan didukung oleh support system (pendukung penindaklanjut) di setiap perangkat daerah.

Dicanangkan terdapat 30.000 laporan per tahun melalui aplikasi Qlue. Setelah pertemuan ini, besok akan dilaksanakan rapat teknis Tim Quick Response bersama Tim Teknis Qlue dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Kupang untuk instalasi program dan verifikasi akun.

"Karena itu kami harapkan bapak ibu pimpinan perangkat daerah dapat segera mengusulkan personel yang akan kami gabungkan sebagai tim operator masing-masing unit," tambah Dra. Thruice Balina Oey, M.Si, kepala Dinas Kominfo selaku pelaksana program Qlue ini. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved