Vox Point Manggarai Sampaikan Testimoni bagi Pelaksanaan Konferensi Pendidikan Sedaratan Flores

Vox Point Indonesia Manggarai Menyampaikan Testimoni Menyambut Pelaksanaan Konferensi Pendidikan Sedaratan Flores

Vox Point Manggarai Sampaikan Testimoni bagi Pelaksanaan Konferensi Pendidikan Sedaratan Flores
Facebook/Monfoort Mere
Dua peserta berpose di depan backdrop Konferensi Sekolah-sekolah Katolik Sedaratan Flores Lembata yang berlangsung di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT. 

Vox Point Indonesia Manggarai Menyampaikan Testimoni Menyambut Pelaksanaan Konferensi Pendidikan Sedaratan Flores

POS-KUPANG.COM - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Vox Point Indonesia Manggarai menyampaikan testimoni terkait pelaksanaan Konferensi Pendidikan Katolik Sedaratan Flores- Lembata yang berlangsung di Labuan Bajo 20-22 Juni 2019.

Testimoni tersebut disampaikan Erlan Yusran, SH (Ketua), Dr. Marianus Mantovanny Tapung, S. Fil., M. Pd (Sekretaris) dan RD. Dr. Maksimus Regus (Moderator) melalui siaran pers yang diterima pos-kupang.com, Rabu (19/6/2019).

1. Vox Point Indonesia menyampaikan selamat dan sukses kepada para pelaku pendidikan Katolik yang akan menjalankan kegiatan Konferensi Pendidikan di Labuan Bajo.

Semoga Konferensi pendidikan ini menjadi momentum untuk refleksi, evaluasi, introspeksi dan sekaligus proyeksi terhadap eksistensi pendidikan Katolik pada abad 21, serta menegaskan secara lebih kuat peran dan kehadiran Gereja Katolik sebagai sumber penyelamatan umat manusia di dunia ini.

2. Sebagai kegiatan untuk memanusiakan manusia, pendidikan merupakan salah satu dimensi sangat penting dan strategis.

Pendidikan berperan amat signifikan dalam membekali manusia untuk menyongsong masa depan yang diwarnai dengan berbagai tantangan dan perubahan.

Berkaitan dengan itu, pendidikan Katolik perlu kembali menyadari bahwa pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan prestasi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta ketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan Negara (UU Sisdiknas 20/2003).

3. Pendidikan Katolik harus kembali ke fondasi dasar dan khasnya, yakni panggilan universal menjadi ‘kudus’ bagi semua pihak yang terlibat di dalamnya (Konsili Vatikan II, Lumen Gentium Bab 5).

Panggilan universal untuk hidup kudus mesti terus melandasi pelaksanaan pendidikan Katolik, dari tingkat dasar sampai pendidikan tinggi.

Halaman
1234
Penulis: Agustinus Sape
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved