Ratusan Juta Uang Warga Desa Fatukoto Yang Diduga Digelapkan Disetor Ke CV Dona Konstruksi

Sedikitnya 134 warga Fatukoto diduga menjadi korban dengan nilai kerugian menyentuh angka seratus juta lebih.

Ratusan Juta Uang Warga Desa Fatukoto Yang Diduga Digelapkan Disetor Ke CV Dona Konstruksi
POS KUPANG/DION KOTA
Nampak warga Fatukoto sedang melaporkan kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang Dengan modus pemasangan listrik di Mapolres TTS 

Ratusan Juta Uang Warga Desa Fatukoto Yang Diduga Digelapkan Disetor Ke CV Dona Konstruksi

POS-KUPANG.COM| SOE -- Kepala Desa Fatukoto, Kecamatan Mollo Utara, Yosafat Baun angkat bicara terkait pengaduan warganya ke polisi terkait dugaan penipuan dan penggelapan uang pemasangan listrik.

Sedikitnya 134 warga Fatukoto diduga menjadi korban dengan nilai kerugian menyentuh angka seratus juta lebih.

Diceritakan Yosafat, setelah mendapat sosialisasi pembukaan jaringan listrik baru di Desa Fatukoto dari PLN pada tahun 2017 silam, pihak desa langsung membentuk panitia khusus untuk mendata dan menghimpun uang masyarakat guna pemasangan listrik.

Per kepala keluarga, diminta menyetorkan uang senilai Rp 1.100.000 sebagai uang untuk pembuatan SLO, Instalasi dan pembelian meteran listrik. Sedangkan total uang yang harus disetor per kepala keluarga guna pemasangan listrik senilai Rp. 2.355.000.

Sebanyak 134 KK sudah menyetor uang senilai Rp.1.100.000 kepada bendahara panitia desa, Yohanes Banoet.
Pada tanggal 31 Agustus 2017, Yosafat mengaku, dirinya ikut menyaksikan penyerahan uang kepada CV Dona Konstruksi guna pemasangan listrik.

" Ada sekitar 134 KK kalau tidak salah yang sudah setor uang tetapi listrik tidak pernah menyalah. Padahal uang sudah diserahkan kepada CV Dona Konstruksi," ungkap Yosafat kepada pos Kupang di Mapolres TTS, Rabu (19/6/2019) sore.

Di Juni 2019, ada kegiatan pemasangan listrik gratis yang digelar PLN untuk 50 KK di desa Fatukoto. Melihat ada sebagian rumah warga yang listriknya sudah menyalah, diduga semakin menyurut amarah warga untuk mempolisikan CV Dona Konstruksi.

Warga bahkan menuding penentuan penerima bantuan listrik gratis PLN hanya dialamatkan kepada keluarga kepala desa.

Di Kota Kupang Terima Seragam Gratis, Ada Orangtua Menangis

Wiliam Ati Gencar Sosialisasi Diri Menghadapi Pilkada Belu 2020

Prakerin, Faperta Undana Dorong Industri Pertanian

Namun hal ini langsung dibantah Yosafat. Ia mengaku, penunjukan penerima bantuan listrik gratis tanpa sepengetahuannya. Pasalnya, saat hari pemasangan listrik gratis tersebut ia sedang berada di luar desa.

Halaman
12
Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved