Petani Padi Sawah Parunu, Kanatang Keluhkan Padi Sawah Mereka Diserang Hama Wereng

Sejauh ini tidak ada dari Dinas Pertanian untuk melakukan sosisailsasi. Bahakan pupuk juga tidak pernah dapat,

Petani Padi Sawah Parunu, Kanatang Keluhkan Padi Sawah Mereka Diserang Hama Wereng
POS KUPANG/ROBERTUS ROPO
Petani padi sawah di Parunu sedang membajak sawah. 

Petani Padi Sawah Parunu, Kanatang Keluhkan Padi Sawah Mereka Diserang Hama Wereng

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU--Para petani padi sawah di lokasi persawahan Parunu,  di Kelurahan Temu, Kecatan Kanatang, Kabupaten Sumba Timur keluhkan hama wereng selalu menyerang padi mereka setiap kali tanam.

Keluhan itu disampaikan oleh petani setempat Jilik Nggau Behar (20), 
Katanga Tunggu (36), dan Soni katanga Teu (23) ketika ditemui POS-KUPANG. COM di lokasi persawahan itu, Kamis (20/6/2019) pagi.

Jilik Nggau Behar mengatakan, hama wereng yang menyerang tanaman padi milik mereka hampir setiap kali tanam.

"Pokoknya setiap kali tanam padi selalu saja di serang hama wereng,"ungkap Jilik.

Hakim MK Pertanyakan Bukti 17,5 Juta Pemilih dalam DPT, Saat Dicari Ternyata Tidak Ada

Kecewa Rekanan Gagal, JJ Mengaku Caci Maki Ketua Pojka

Jilik mengatakan akibat diserang hama wereng tersebut, ia memiliki lahan seluas 1 are hanya bisa panen 5 karung (ukuran 100 Kg)bpadi gabah kering, padahal jika tidak ada terserang hama, maka panen normal bisa mencapai 10 karung padi gabah kering.

"Sejauh ini tidak ada dari Dinas Pertanian untuk melakukan sosisailsasi. Bahakan pupuk juga tidak pernah dapat,"ungkap Jilik.

Katanga Tunggu juga mengatakan hal yang sama .

Katanga menambahkan, sejauh ini mereka melakukan usaha sendiri untuk membasmi hama wereng itu. Ada pun mereka gunakan berupa mengangkat kotoran ayam bloiler kemudian menyiramnya di area sawah dimana padi ditanam.

Namun, kata dia usaha itu juga tidak terlalu mempan, sebab hama selalu saja ada. Diharapkan agar petugas Penyuluh pertanian agar segera turun membantu mengsosialisasikan tentang bagaimana cara memberantas hama wereng itu.

Fans Rebutan untuk Foto Bareng Azizah di Nagekeo

Proyek Fisik di Dinas PKO TTU Tahun 2019 Capai 16 Miliar Lebih

"Sejauh ini usaha sendiri, tapi hasil tidak mempan. Kalau selama ini kami gunakan saat kena wereng kami angkat kotoran ayam pedaging untuk siram dan hasilnya lumayan,"pungkas Katanga. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved