Persebata Kontrak Maman Surayaman Jadi Konsultan Teknis ke Liga III

Tak hanya melakukan reformasi di tim, Pemkab Lembata juga turut mendukung dalam pembiayaan.

Persebata Kontrak Maman Surayaman Jadi Konsultan Teknis ke Liga III
Istimewa
Maman Suryaman pose bersama para pelaku bola Kota Kupang di Lapangan SSB Bali United Kristal Kupang sebelum berangkat ke Lembata, Rabu (19/6/2019). 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pemerintah Kabupaten Lembata mempunyai target khusus bagi Persebata Lembata di kualifikasi Liga III Asprov PSSI NTT atau El Tari Memorial Cup 2019. Tak hanya melakukan reformasi di tim, Pemkab Lembata juga turut mendukung dalam pembiayaan.

Hal ini disambut positif oleh manajemen Persebata dan Askap PSSI Lembata. Melihat salah satu kelemahan ada di tim pelatih, Persebata Lembata mendatangkan pelatih nasional, Maman Suryaman. Mantan pelatih Persija Jakarta, Persijatim, Timnas Pelajar U-16, Timnas U-14 dan beberapa tim besar lainnya itu resmi tiba di Lembata, Rabu (19/6/2019).

Ditemui di Kupang sebelum melanjutkan perjalanan ke Lembata, Maman Suryaman mengaku dikontak langsung oleh Bupati Lembata, Yentji Sunur dan Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola Langoday. "Saya dikontak diminta untuk membantu Persebata. Demi sepakbola, meski saya belum kenal Lembata, namun saya akan mencoba memberi masukan-masukan," ujarnya.

Maman yang membawa Timnas Pelajar Indonesia U-16 juara di Malaysia dan China itu, menolak disebut akan menjadi pelatih kepala Persebata Lembata. Dia mengatakan, dirinya hanya diminta untuk memberikan masukan-masukan, gelar coaching clinic untuk para pelatih dan lainnya.

"Pelatih sehebat apapun, pasti tidak akan mau pegang tim, tidak sampai dua minggu sudah kompetisi. Saya akan tetap menghormati proses yang sudah dilakukan Askab PSSI Lembata sambil terus memberikan masukan-masukan. Membenahi beberapa kelemahan dan lainnya," tegasnya.

Meski belum mengenal profil tim Persebata Lembata menghadapi El Tari Memorial Cup 2019, namun Maman yakin, animo dan semangat Pemkab Lembata patut didukung. "Saya dengar, katanya di Lembata, animo masyarakat untuk terhadap sepakbola sangat besar. Adanya dukungan pemerintah seperti ini, seharusnya menjadi modal besar untuk menjadikan sepakbola Lembata lebih berprestasi," ujarnya.

Maman mengatakan, untuk berprestasi, proses pembinaan pemain harus dimulai dari usia dini dan berjenjang. Selain itu, klub atau SSB yang ada, kata Maman, harus terus mengikuti event atau turnamen di luar daerah.

"Harus berani ikut turnamen. Bagaimana pelatih nasional bisa kenal untuk rekrut pemain asal Lembata, kalau tidak pernah ikut turnamen di luar daerah. Nanti di Lembata, hal-hal seperti ini mungkin akan kami bicarakan," ujarnya. **

Penulis: Sipri Seko
Editor: Sipri Seko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved