Pemerintah Provinsi NTT Buka Ruang Negosiasi Dalam Kasus Pengambilalihan Hotel Sasando

Pihak Pemerintah Provinsi NTT Buka Ruang Negosiasi Dalam Kasus Pengambilalihan Hotel Sasando

Pemerintah Provinsi NTT Buka Ruang Negosiasi Dalam Kasus Pengambilalihan Hotel Sasando
POS-KUPANG.COM/RYAN NONG
dr Zeth Sony Libing M.Si 

Pihak Pemerintah Provinsi NTT Buka Ruang Negosiasi Dalam Kasus Pengambilalihan Hotel Sasando

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara masih membuka ruang negosiasi dalam kasus pengambilalihan aset Hotel Internasional Sasando Kupang dengan memberikan tenggat waktu selama enam hari bagi pihak hotel.

Tenggat waktu tersebut diberikan hingga tanggal 24 Juni 2019 usai pemerintah provinsi melalui Badan Pendapatan dan Aset Daerah melakukan eksekusi pengambilalihan aset pada Rabu (19/6/2019) siang.

Soal KSO Aset dengan Pihak Ketiga, Angelino: Nilai Kontraknya Masih Rendah

Plt Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur Dr Zeth Sony Libing M.Si kepada wartawan pada Kamis (20/6/2019) menjelaskan pihak pemerintah memberikan waktu kepada pihak manajemen PT Hotel Sasando Timor Internasional untuk berdiskusi dan bernegosiasi serta menyelesaikan kewajiban-kewajibannya baik secara internal maupun kepada pemerintah.

"Tenggat waktu sampai tanggal 24 Juni 2019," ujar Dr Zeth.

Kasat Narkoba Polres Belu Larang Wartawan Gerbang NTT Foto Pertemuan dengan Pejabat Timor Leste

Ia mengatakan, jika usai tenggat waktu tersebut dan pihak hotel berencana membawa persoalan tersebut ke ranah hukum perdata maka pemerintah siap menghadapi hal tersebut.

Hal ini dikatakan karena dalam Permendagri nomor 19 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, diberi ruang bagi pihak kedua jika ingin membawa persoalan tersebut ke ranah hukum perdata.

Dalam aturan tersebut, juga dimungkinkan ada ruang negosiasi selama 40 hari untuk penyelesaiannya.

"Kalau dalam ruang negosiasi jika kedua belah pihak sepakat maka akan melaksanakan kesepakatan bersama, tetapi yang pasti bahwa saat ini kami telah mengambil alih aset baik tanah maupun bangunan hotel," katanya.

Ia menjelaskan, eksekusi terhadap aset PT Hotel Sasando Timor Internasional atau Hotel Sasando harus dilaksanakan karena telah melewati tahapan proses yang panjang.

Halaman
12
Penulis: Ryan Nong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved