Pemda TTS Lirik Pasar Timor Leste

Pemda TTS mulai melirik manfaat dari jalinan kerja sama yang akan dibangun Pemerintah Demokratik Timor Leste dan Republik Indonesia khusus pemerintah

Pemda TTS Lirik Pasar Timor Leste
Pos Kupang.com/Dion Kota
Bupati TTS Egusem Piether Tahun 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota

POSKUPANG. COM, SOE - Pemda TTS mulai melirik manfaat dari jalinan kerja sama yang akan dibangun Pemerintah Demokratik Timor Leste dan Republik Indonesia khusus pemerintah propinsi NTT

dengan membuka kantor dagang di Negera tetangga tersebut, dan juga pasar dagang bersama di wilayah perbatasan Oepoli.
Jalinan kerjasama ini akan dimanfaatkan untuk memasarkan daging sapi segar yang merupakan salah satu produk unggulan Kabupaten TTS.

Penjual Buah di Maumere, Sikka-NTT Isap Shabu-Shabu, Begini Kronologisnya

Saat ini jumlah populasi sapi di kabupaten TTS mencapai angka 190.000 lebih sedangkan kuota ekspor ternak yang menjadi jatah Kabupaten TTS hanya 18.000 ekor per tahun atau kurang dari 10 persen populasi sapi di kabupaten TTS.

Oleh sebab itu, pasar Timor Leste akan dimanfaatkan Pemda TTS untuk menjual daging sapi segar ke negara tetangga tersebut.

" Kita akan manfaat kerjasama dengan Pemerintah Timor Leste untuk menjual daging sapi segar. Tentu harganya akan lebih menguntungkan para peternak ketimbang menjual sapi hidup," ungkap Bupati TTS, Egusem Piether Tahun kepada pos kupang.com, Kamis (20/6/2019) di kantor Bupati TTS.

Selain daging sapi segar, alpukat, jeruk dan taman holtikultural akan menjadi komoditi yang akan dijual ke negara tetangga tersebut. Untuk alpukat dan jeruk, selain dijual dalam bentuk buah, akan juga dikemas dalam bentuk jus.

Sedangkan tanaman holtikultural akan dikemas dengan brand non kimia alias organik. Oleh sebab itu, melalui Badan lingkungan hidup dan Dinas Pertanian, Pemda TTS sedang mengembangkan pupuk kompos.

" Hasil pertanian, mulai dari alpukat,  jeruk dan taman holtikultural akan kita kemas secara baik dan kita jual ke Timor Leste memanfaatkan program zona ekonomi masyarakat NTT yang bekerja dengan Pemerintah Timor Leste," sebutnya.

Bupati Malaka Tinjau Tiga Lapangan Pertandingan ETMC

Bupati Tahun, dengan pelaksanaan zona ekonomi masyarakat NTT yang melakukan kerjasama perdagangan dengan Timor Leste akan sangat membantu para petani dan peternak dalam memasarkan hasilnya dengan harga yang bagus.

Oleh sebab itu, ke depan, Pemda TTS akan mendorong masyarakat untuk menanam sayuran organik memanfaatkan sumber air yang ada.

Pemda TTS akan menyediakan bibit sayuran dan melakukan pendampingan sehingga masyarakat bisa menanam sayur organik baik dipekarangan rumah maupun di kebun.

" Kita akan bentuk tim-tim kecil yang terdiri dari ASN yang akan kita sebar ke desa-desa guna membagikan bibit sayuran dan melakukan pendampingan agar masyarakat menanam sayur organik,"pungkasnya.(*)

 
 

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved