Pasca Pengambilalihan Hotel Internasional Sasando Kupang, Ini Komentar Tamu Hotel

ia dan rekan rekannya akan menginap di Hotel tersebut hingga Jumat untuk mengikuti kegiatan pemusatan latihan persiapan Jambore Pasraman.

Pasca Pengambilalihan Hotel Internasional Sasando Kupang, Ini Komentar Tamu Hotel
ISTIMEWA
Anggota Satpol PP Provinsi NTT memasang surat tanda pengambilalihan aset di pintu masuk Hotel Internasional Sasando Kupang pada Rabu (18/6/2019) siang. 

 
Pasca Pengambilalihan Hotel Internasional Sasando Kupang, Ini Komentar Tamu Hotel

 POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara mengambilalih Hotel Internasional Sasando Kupang.

Eksekusi pengambilalihan Hotel ini dilaksanakan pada Rabu (18/7/2019) siang oleh Bidang Aset Pemerintah Provinsi NTT yang dikawal satuan Polisi Pamong Praja Provinsi NTT.

Tamu hotel yang ditemui POS-KUPANG.COM pada Rabu petang mengaku tidak terganggu dengan proses tersebut. Pasalnya, proses tersebut tidak berdampak langsung pada tamu yang menginap di hotel.

Putu (42), seorang tamu yang telah menginap di hotel tersebut sejak Selasa (17/6/2019) mengungkapkan dirinya tidak merasa terganggu dengan proses tersebut.

"Kita tidak terganggu karena pelayanan makan dan minum serta pelayanan hotel lainnya tetap berjalan seperti biasa," ungkap pria kelahiran Bali itu.

Ia mengatakan, ia dan rekan rekannya akan menginap di Hotel tersebut hingga Jumat untuk mengikuti kegiatan pemusatan latihan persiapan Jambore Pasraman.

Undana Kupang Akan Hasilkan Tiga Tipe Sophia

Tidak Kembalikan Objek Hak Tanggungan Nasabah, Bank Christa Jaya Dipolisikan ASN

Jatanras Polres Manggarai Ringkus 2 Pelaku Judi KP di Desa Benteng Kuwu

Ia mengaku, memang sempat melihat proses eksekusi yang terjadi pada Rabu siang, namun ia mengatakan tidak mengetahui persis apa sebenarnya yang terjadi.

Ketika dimintai tanggapannya terkait upaya Pemkot yang ingin menyelamatkan aset daerah melalui jalan tersebut, Putu enggan memberikan komentar.

Salah seorang tamu lain yang tidak mau dituliskan namanya juga mengungkap hal yang sama.

Ketika ditanya POS-KUPANG.COM pada Rabu petang, perempuan yang berasal dari Flores ini mengaku tidak terganggu dan terpengaruh terhadap kegiatan pengambilalihan hotel tersebut oleh Pemerintah Provinsi NTT.

Sepanjang pelayanan tetap berjalan baik, maka menurutnya para tamu akan tetap memilih hotel tersebut untuk menginap.

Ia mengatakan, siapapun pengelolanya, sepanjang dapat memberikan pelayanan maksimal kepada tamu maka akan tetap didatangi.

Ketika ditanya tentang upaya pemerintah dalam menertibkan aset untuk menambah pendapatan daerah, ia mengaku sepakat. Namun ia mengatakan, hal itu harus dilakukan sesuai regulasi dan peraturan yang berlaku.

Pantauan POS-KUPANG.COM, hingga malam hari, masih terdapat anggota Satuan Polisi Pamong Praja yang berada di lokasi hotel. Mereka tampak duduk di sekitar lobi dan pintu masuk hotel. Aktifitas hotel pun tak berjalan seperti biasa. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved