Ini Alasan Polwan yang Diduga Bantu Gembong Narkoba Dorfin Felix Kabur Saat Tunggu Sidang

Ini Alasan Polwan yang Diduga Bantu Gembong Narkoba Dorfin Felix Kabur Saat Tunggu Sidang

Ini Alasan Polwan yang Diduga Bantu Gembong Narkoba Dorfin Felix Kabur Saat Tunggu Sidang
KOMPAS.com/Thinkstock
Ilustrasi pengadilan 

Ini Alasan Polwan yang Diduga Bantu Gembong Narkoba Dorfin Felix Kabur Saat Tunggu Sidang

POS-KUPANG.COM | MATARAM - Polwan berinisial TM yang menjadi tersangka kasus suap dari gembong narkoba Dorfin Felix tidak ditahan. Mantan Kasubdit Pengamanan Tahanan (Pamtah) Dittati Polda NTB itu tidak ditahan lantaran ancaman hukumannya di bawah 3 tahun.

"TM tidak ditahan karena ancaman hukumannya di bawah 3 tahun," kata Eni Marhaeni, kuasa hukum TM, Rabu (19/6/2019). Tidak ditahannya polwan berpangkat kompol itu juga karena nilai suap di bawah Rp 5 juta, sehingga secara yuridis atau secara hukum tidak perlu ditahan.

Gara-gara Setya Novanto, 2 Petugas Dihukum Penundaan Kenaikan Pangkat dan Gaji

Eni juga mengatakan, TM dalam kondisi sehat dan tinggal menunggu jadwal sidang. "Kami tunggu saja kapan jaksa melimpahkan ke pengadilan, persiapan tentu sudah dilakukan hingga sidang berlangsung nanti," kata Eni.

Kepala Kejaksaan Negeri Mataram, I Ketut Sumadana mengatakan, sidang TM akan segera dijadwalkan dan kemungkinan dilaksanakan pekan ini.

BMKG Perkiraan Cuaca Aktual Penerbangan di Bandara El Tari Kupang Hari Ini

"Diupayakan Minggu ini bisa dilaksanakan, setelah pelimpahan tahap 2 selesai, akan diupayakan secepatnya," kata Sumadana.

Terkait peranan TM sebagai pihak yang diduga membantu kaburnya Dorfin saat menjadi tahanan Polda NTB, Sumadana menyatakan bahwa status Dorfin dalam kasus TM adalah sebagai saksi.

Sementara itu, kuasa hukum Dorfin Felix, Deni Nur Indra mengatakan, kliennya siap menjadi saksi kasus dugaan suap atau gratifikasi TM.

Seperti diberitakan sebelumnya, TM diduga kuat membantu Dorfin kabur dari Rutan Polda NTB. Dorfin merupakan terdakwa kasus kepemilikan 2,4 kilogram narkotika jenis sabu.

Keluarganya TM mengaku memberikan peluang Dorfin kabur dari dalam sel, serta memberikan fasilitas istimewa selama di tahanan, seperti televisi, ponsel, selimut dan kebutuhan harian Dorfin, salah satunya adalah membelikan makanan melakui layanan online.

TM menerima suap dari keluarga Dorfin di luar negeri melalui rekening pribadinya Rp 14,5 juta, namun baru menerima sebagian uang suap tersebut di bawah Rp 5 juta.

Kaburnya Dorfin terungkap setelah nomor ponsel Dorfin yang terdaftar mengunakan Nomer Induk Kependudukan (NIK) TM.

Dorfin Felix sendiri telah divonis hukuman mati oleh Hakim Pengadilan Negeri Mataram, Senin (20/5/2019) lalu. (Kompas.com/Fitri Rachmawati)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Ditahan, Polwan yang Diduga Bantu Gembong Narkoba Dorfin Felix Kabur Tunggu Sidang",

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved