Bukan Saja Hotel Sasando, Pemprov Juga Bisa Ambil Alih Lippo Plasa, Suba Suka dan Pantai Pede

Bukan saja Sasando International Hotel, Pemprov NTT juga bisa mengambil alih Lippo Plasa, Pantai Pede dan juga Suba Suka.

Bukan Saja Hotel Sasando, Pemprov Juga Bisa Ambil Alih Lippo Plasa, Suba Suka dan Pantai Pede
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Anggota Satpol PP Provinsi NTT sementara berjaga-jaga di depan Gedung Sasando International Hotel, Rabu (19/6/2019) malam. 

Bukan Saja Hotel Sasando, Pemprov Juga Bisa Ambil Alih Lippo Plasa, Suba Suka dan Pantai Pede

POS-KUPANG.COM|KUPANG -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) telah mengambil alih manajemen Sasando International Hotel pada Rabu (19/6/2019). Bukan saja Sasando International Hotel, Pemprov NTT juga bisa mengambil alih Lippo Plasa, Pantai Pede dan juga Suba Suka.

Informasi yang diperoleh POS-KUPANG.COM di Sasando International Hotel ,Rabu (19/6/2019) malam, menyebutkan, Pemprov NTT akan meninjau atau mereview kembali bentuk kerjasama dengan pihak ketiga.

Salah satu pihak ketiga yang sudah diambil alih adalah PT. Hotel Sasando Timor International. Selain Sasando International Hotel, Pemprov NTT juga bisa mengambil alih Lippo Plasa, Pantai Pede dan Suba Suka.

Ricuh Laga Persebaya vs Madura United, Begini Penegasan PSSI:

Artis Dangdut Indonesia, Azizah Hibur Warga Mbay di Nangadhero Nagekeo

Ini Alasan Polwan yang Diduga Bantu Gembong Narkoba Dorfin Felix Kabur Saat Tunggu Sidang

Gara-gara Setya Novanto, 2 Petugas Dihukum Penundaan Kenaikan Pangkat dan Gaji

Plt. Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah Provinsi NTT , Dr. Zeth Sony Libing,M.Si ketika ditemui POS-KUPANG.COM di Sasando International Hotel, Rabu (19/6/2019) malam mengatakan, kebijakan Pemprov NTT saat ini adalah mereview semua kontrak kerja sama yang pernah dilakukan dengan pihak ketiga.

Ditanyai berapa banyak pihak ketiga yang masuk dalam daftar untuk direview kerja samanya oleh Pemprov NTT, ia mengatakan, pihak ketiga dimaksud ,yakni Hotel Sasando International, Lippo Plasa, Pantai Pede dan Suba Suka.

"Ini Pemprov NTT lakukan, karena kerja sama dengan pihak ketiga itu harus saling menguntungkan.
Khusus untuk PT. Hotel Sasanso Timor International ini masih terdapat kontrak yang ada kekurangan, sehingga Pemprov NTT melihat harus diperbaharui," katanya.

Ricuh Laga Persebaya vs Madura United, Begini Penegasan PSSI:

Artis Dangdut Indonesia, Azizah Hibur Warga Mbay di Nangadhero Nagekeo

Tiga Perairan di Wilayah Perairan Sumba Hari Ini Berpotensi Tinggi Gelombang Hingga 3.5 Meter

Dikatakan, pihak manajemen Hotel Sasando tidak mempunyai itikad baik untuk duduk bersama mereview kerja sama.

"Kita undang duduk bersama,namun setelah itu tidak ada tindaklanjut. Kemudian kita PHK , memberikan Surat Peringatan (SP ) 1 hingga SP 3 dan hari ini kita ambil alih dan segel," katanya.

Sony juga mengatakan, kontrak perjanjian kerja sama Pemprov NTT dengan PT. Hotel Sasando Timor International harus diperbaharui karena tidak memuat sanksi.

"Selain itu, kontraknya BGS tapi pembayarannya dengan cara sewa. Ada kewajiban yang belum dibayar, sehingga kita sudah beri kesempatan tapi tidak ada niat baik, " katanya.

Ditanyai dalam tenggang waktu yang diberikan, apakah ada negosiasi, ia mengatakan, tidak ada negosiasi dan sikap Pemprov NTT jelas bahwa sudah mengambilalih.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved