Breaking News:

Bertho Tjeme Mengaku Terggangu Dituduh Terima Puluhan Juta dari Rekanan

Ketua Pokja VII Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UPBBJ) Kabupaten Sikka Bertho Tjeme mengaku sangat terganggu dengan isu suap dari rekanan

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Adiana Ahmad
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Ketua Pojka VII UKPBJ Sikka, Bertho Tjeme memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (20/6/2019) di Maumere. 

Bertho  Tjeme  Mengaku Terggangu  Dituduh Terima Puluhan Juta dari Rekanan

POS-KUPANG.COM | MAUMERE- Ketua Pokja VII   Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa   (UPBBJ) Kabupaten  Sikka Bertho Tjeme mengaku sangat  terganggu  dengan  tuduhan  pemberian uang puluhan juta dalam pelelangan proyek  jasa pengawasan  pembangunan  Unit Gawat Darurat  (IGD) RSUD  dr.TC.Hillers Maumere,Rp 1,7 miliar.

“Saya dan keluarga sangat terganggu dengan  tuduhan saya terima uang Rp 50 juta. Kalau  mereka punya  bukti silahkan bawa  datang  kitaa buktikan. Lebih  bagus lagi, kalau   saya dikonfrontir  dengan  orang yang memberikan uang itu,”  kata Bertho  Tjeme, kepada  wartawan Kamis  (20/6/2019) petang di  Kantor UKPBJ  Sikka,  Jalan Ahmad  Yani

Bertho mengundang  wartawan menjelaskan  tuduhan   itu mengakui  pernah ada temanya juga  menanyakan  kepadanya   menerima  uang  Rp 50 juta. Ia   senang  jika  diberikan uang sebanyak itu.

Ditinggal Sejenak, Hp Oppo Raib Dari Dashboard Sepeda Motor

“Saya kaget  muncul di berita  hari ini, saya  dituduh  terima uang. Bodoh sekali  kalau  saya mau  terima uang ditransfer  ke bank. Kalau  saya punya niat seperti itu, saya  minta ketemu di mana sajalah,”  tandas  Bertho  Tjeme.

Bertho Tjeme memperlihatkan   print transaksi buku  rekening Bank NTT sejak  bulan  Februari  2019  sampai Juni  2019. Pada rekeningnya,  kata Bertho, selain  pembayaran  gaji  secara rutin setiap  bulan, ia  juga menyimpan kelebihan honor atau perjalanan yang didapatkanya.

Ia   mengakui transfer terbanyak  dari  jual  beli  drone seharga   Rp  12,7   juta dengan  seorang anggota Polres Manggarai  tanggal  7 Juni 2019. Uang  itu dibayar dua  kali yakni senilai Rp 5 juta  dan Rp  7,7 juta.

Selain punya rekening  di  Bank  NTT, diakui Bertho  juga memiliki rekening tabungan  Sidandik di Kopdit Obor Mas.  Uang  itu disimpan  untuk komuni pertama anaknya.

Pemprov NTT Surati DPRD Soal Pergeseran APBD 2019

“Saya  sampai  kelakar dengan istri, kalau benar saya  terima uang Rp 50 juta,  rambutmu jangan  rebonding di Maumere, tapi sekalian  di Surabaya, “ ujar  Bertho mengundang tertawa.

Sebelumnya, Sekretaris Dinas  Satpol PP dan Pemadam Kebakaran  Sikka, Adeodatus Buang da Cunha,  mengatakan oknum  ASN, JJ  menyampaikan kepadanya teman  JJ  memberikan  sesuatu, yakni uang  kepada  Bertho.  Pemberian itu diakui JJ  ditransfer ke  rekening  Bertho.

Buang da Cunha mengakui  tidak mengorek  keterangan  dari JJ  lebih  mendalam, siapa  teman  JJ yang memberikan uang kepada  Bertho. Apakah   rekan  JJ  itu kontraktor dan seterusnya.

“Saya   tidak  bisa  minta keterangan lebih jauh  karena  tidak  dalam pemeriksaan. Pemeriksaan  diperintahkan  Bupati Sikka dilakukan oleh Inspektorat  Sikka,” kata   Buang  da Cunha.

Tuduhan  itu  muncul  pasca beredarnya  rekaman  caci  maki dan intimidasi  Jimy  Jalo kepada   Bertho Tjeme,setelah rekanan  PT Andalan Mitra  Wahana   Jakarta, gagal  memenang  tender jasa pengawasan   proyek  IGD  RSUD Maumere.(*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved