Pokja UKPBJ Sikka Jangan Takut Ancaman

Penegasan Bupati Sikka dirilis Kabag Humas dan Protokol Setda Sikka, Even Edomeko, dikirim Selasa pukul 22.18 Wita.

Pokja UKPBJ  Sikka Jangan  Takut  Ancaman
POS KUPANG/EUGINIUS MO'A
Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo 

 Pokja UKPBJ  Sikka Jangan  Takut  Ancaman

POS-KUPANG.COM|MAUMERE---Pasca   beredarnya  rekaman  caci maki  dan  intimidasi    terhadap Ketua Pojka  VII UKPBJ  Sikka, Bertho Ceme dilakukan  oknum  ASN Pemkab Sikka, Jimy  Jalo, Bupati   Sikka, Fransiskus  Roberto Diogo  mengingatkan  Pokja  tidak perlu  takut dengan ancaman dari siapapun.

“Jangan  takut siapa pun yang mengancam. Maju  terus sesuai aturan dan jangan  takut. Jika kamu kerja benar, saya  di pihak kamu,” kata  Roby, sapaan  Fransikus  Roberto  Diogo  menggelar  rapat dengan  pimpinan perangkat  daerah, pejabat pembuat komitmen  (PPK) dan kelompok kerja  (Pokja), Selasa   (18/6/2019) di  Aula Kantor Bupati  Sikka,Jalan Ahmad Yani,  Kota Maumere.

Penegasan  Bupati  Sikka dirilis  Kabag  Humas dan Protokol Setda  Sikka, Even  Edomeko, dikirim Selasa   pukul 22.18  Wita.

Ratna Sarumpaet Akui Bohong Yang Ia Lakukan Sebagai Perbuatan Terbodoh Selama Hidup

Wilayah Kupang dan Tiga Pulau di NTT Ini Berpotensi Terjadi Angin Kencang, Jadi Waspadalah!

LIVE RCTI! Live Streaming Persebaya vs Madura United Perempatfinal Piala Indonesia Rabu Sore Ini

Roby   juga mengingatkan jika ada  orang yang meminta proyek mengatasnamakan bupati dan/atau  wakil bupati tidak perlu dipercaya.

“Langsung jangan percaya. Jangan cek lagi ke saya. Tapi langsung jangan percaya.  Karena saya  tidak pernah dan tidak akan  pernah  mengatur proyek. Saya  bukan bupati  proyek.  Justru saya mau memperbaki praktek  yang mungkin keliru selama ini,”  tegas  Roby.

“Saya  tidak ada  urusan dan kepentingan dengan siapa yang dapat proyek. Itu tugas Pokja. Kepentingan saya semua proyek  dikerjakan dengan  benar dan berkualitas sesuai  aturan  agar  berguna bagi  rakyat,” tandas Roby.

Ia  menegaskan lagi,  tidak ada lagi  tim sukses  yang mencampuri  urusan proyek.

“Tim sukses  sudah dibubarkan  sejak  tanggal kami dilantik 20  September  2010. Sejak itu,  saya bertugas membangun  daerah   degan merangkul semua   orang   berdasarkan UU dan  aturan berlaku.   Tidak ada lag tim sukses. Yang coba-coba bermain proyek   akan kita  tangkap,”  kata  Roby. 

Sejak awal, kata  Roby, dia   telah meminta  pimpinan OPD, PPK dan Pokja untuk  bekerja sebenar-benarnya sesuai  aturan.

Kapolri Tito Karnavian Akui Pernah Minta Teroris Bunuh Diri di Depannya

Ratna Sarumpaet Akui Bohong Yang Ia Lakukan Sebagai Perbuatan Terbodoh Selama Hidup

Halaman
12
Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved