Keluarga Tameno Pertanyakan Pengusutan Kasus Kematian Nimrod Tameno oleh Polda NTT

Keluarga Temeno mempertanyakan perkembangan pengusutan kasus kematian Almarhum Nimrod Tameno (78).

Keluarga Tameno Pertanyakan Pengusutan Kasus Kematian Nimrod Tameno oleh Polda NTT
ISTIMEWA
- Inilah lokasi tempat korban, Nimrod Tameno ditemukan tidak bernyawa di Besmetan, Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Senin (29/10/2018) lalu. 

 Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG - Keluarga Temeno mempertanyakan perkembangan pengusutan kasus kematian Almarhum Nimrod Tameno (78).

Warga Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat,Kabupaten Kupang ini diduga meninggal karena dibunuh pada Senin (29/10/2018) lalu.

Anak kandung korban, Isak Tameno kepasa POS-KUPANG.COM di Gedung DPRD NTT, Rabu (19/6/2019), mengatakan, kasus kematian ayahnya itu sudah dilaporkan ke Polda NTT pada 23 Januari 2019 dan sampai saat ini belum ada perkembangan.

"Kelambanan penanganan kasus ini oleh penyidik Polda NTT telah menimbulkan pertanyaan bagi keluarga korban. Apakah ,penyidik Polda NTT sudah temukan pelaku atau tersangkanya atau belum. Jika sampai saat ini belum temukan pelakunya, maka kami minta agar jujur sampaikan kepada kami agar kami menempuh jalan lain," kata Isak.

Dijelaskan, sampai saat ini, dirinya melihat tidak ada peningkatan dalam penyidikan, sehingga pihak keluarga merasa tidak lagi puas bahwa penyidik sudah menemukan pelakunya.

"Saya kecewa dengan cara kerja penyidik Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda NTT, yang sudah lima bulan lebih menangani kasus kematian ayah saya,tapi belum ada titik terang. Saya berpendapat jika penyidik tidak sanggup mengungkap kasus ini,maka sampaikan ke kami agar kami bisa menempuh langkah lain sehingga kasus ini jangan terkatung -katung," jelasnya.

Isak mengatakan, seandainya TNI dapat menangani kasus ini maka, dirinya akan melaporkan kasus ini ke TNI saja, karena mungkin saja TNI lebih cepat mengungkapkan kasus ini.

Setya Novanto Dipantau 350 CCTV, Tak Boleh Dikunjungi Selama 1 Bulan, Ini Alasannya

"Sekarang saya bingung, harus ke mana lagi mencari keadilan, jika Polda NTT tidak mampu mengungkapkan kasus ini.

Kasus kematian ayah saya ini bukan karena jatuh dari pohon, tetapi dibunuh," katanya.

Halaman
12
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved