SMP Negeri 1 Kefamenanu Terima 240 Peserta Didik Baru Pada Tahun Ajaran Baru

Jadi kita terima delapan rombel, dan sesuai petunjuk per rombel itu 30, sehingga kalau kali delapan, maka jumlahnya sekitar 240 orang

SMP Negeri 1 Kefamenanu Terima 240 Peserta Didik Baru Pada Tahun Ajaran Baru
POS KUPANG/THOMAS MBENU NULANGI
Kepala SMP Negeri 1 Kefamenanu, Marianus Fernandes. 

SMP Negeri 1 Kefamenanu Terima 240 Peserta Didik Baru Pada Tahun Ajaran Baru

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--SMP Negeri 1 Kefamenanu menerima sebanyak 240 peserta didik baru pada tahun ajaran baru 2019/2020. Jumlah peserta didik tersebut surah sesuai dengan jumlah rombongan belajar yang ada sebanyak 8 rombel.

"Jadi kita terima delapan rombel, dan sesuai petunjuk per rombel itu 30, sehingga kalau kali delapan, maka jumlahnya sekitar 240 orang, yang kita terima peserta didik baru pada tahun ini," ungkap Kepala SMP Negeri 1 Kefamenanu, Marianus Fernandes kepada Pos Kupang saat ditemui di ruang kerjannya, Selasa (18/6/2019).

Sesuai petunjuk, jelas Marianus, pihaknya menerapkan sistem zonasi dalam proses penerimaan peserta didik baru pada tahun ajaran baru ini. Namun penetapan zona tersebut sangat tergantung dari pemerintah Kabupaten.

"Karena kalau tidak ada penentuan penetapan zona maka akan ribet kita disini. Sehingga jelas kita menafsirkan zona. Sehingga kita masih menunggu penentuan zona dari dinas supaya kita jalan tidak ada beban. Kalau begini kita tafsir sendiri agak repot," ujarnya.

LIVE INDOSIAR! Link Live Streaming Persib Bandung Vs Tira Persikabo Malam Ini Pukul 18.30 WIB

Komisi II DPRD NTT Mempertanyakan Dana Rp 32 M pada Dinas LKH

BBPP Kupang Fasilitasi Tes Calon Fasilitator Desa Program Readsi NTT

Selain memakai sistem zonasi, jelas Marianus, pihaknya juga menerapkan sistem seleksi tes masuk bagi para calon peserta didik baru. Tes tersebut dibuat dari beberapa soal UN yang nantinya diujikan kembali kepada para calon peserta didik baru

"Sehingga yang diluar zona juga dia bisa berpeluang masuk ke sini tetapi memalui jalur tes. Kalau pakai zona otomatis dia tidak masuk karena radius, tetapi kita kasih peluang dia masuk tetapi harus melalui hasil tes," ujarnya.

Pertimbangan yang dilakukan, ungkap Marianus, karena pihaknya tidak ingin membatasi psikologis keinginan anak untuk melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Kefamenanu.

"Sementara kalau kita batasi anak dengan sistem zonasi otomatis, maka kita sendiri menghambat perkembangan psikologis anak. Itulah yang menjadi pertimbangan kami," terangnya.

Saat ini, jelas Marianus, pihaknya sudah melakukan persiapan terkait dengan proses penerimaan peserta didik baru. Persiapan yang nantinya akan dilakukan yakni pembentukan panitia penerimaan peserta didik baru SMP Negeri 1 Kefamenanu.

"Kami baru sebatas pembentukan panitia penerimaan peserta didik baru. Rencanannya besok rapat penerimaan rapor kenaikan kelas sekaligus rapat panitia penerimaan peserta didik baru," pungkasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved