Lompat dari KMP INERIE II, Keluarga Terima Kematian Yulius Hanawi Rambang

keluarga korban menerima dengan iklas atas meninggalnya korban Yulius Hanawil Rambang, warga Desa Praipaha, Kecamatan Ngaha Ori Angu, Kabupaten Sumba

Lompat dari KMP INERIE II, Keluarga Terima Kematian Yulius Hanawi Rambang
POS-KUPANG. COM/ROBERT ROPO
Jenazah Korban Yulius Hanawil Rambang hendak dinaikan ke atas mobil Ambulance. 

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Robert Ropo

POS-KUPANG. COM | WAINGAPU--Pihak keluarga korban menerima dengan iklas atas meninggalnya korban Yulius Hanawil Rambang, warga Desa Praipaha, Kecamatan Ngaha Ori Angu, Kabupaten Sumba Timur yang tewas usai melompat ke laut dari atas KMP INERIE II yang berlayar dari Pelabuhan Bolok Kupang tujuan Aimere dan Waingapu, tepatnya di perairan Laut Sawu, Senin (17/6/2019) sore.

Bapa Kecil Korban Marthen Tay Landupare (53) kepada Wartawan saat ditemui saat menjemput jenazah korban di Pelabuhan Kanatang-Waingapu, Selasa (18/6/2019) sore mengatakan pihaknya sebagai keluarga terima atas kematian korban dengan iklas.

BREAKING NEWS- Mengaku Ikut Suami ke Surabaya, TKW Asal SoE Diamankan di Bandara El Tari Kupang

Kata dia, sebelum pihaknya terima kematian korban, sebelumnya juga pihaknya bertanya kepada pihak ASDP, dan pihak ASDP pun menceritakannya soal kejadian yang menimpah kornan dengan melompat ke laut. Dan pihak Kapal juga ada upaya melakukan penyelamatan terhadap korban.

"Ya kerena kita lihat kenyataan seperti itu ya, kita terima sudah, kita juga lihat di video. Tadi juga, kita tanya-tanya juga persoalan setelah mereka cerita korban ada upaya bunuh diri, mereka juga ada upaya untuk menyelamatkan korban, tapi namanya di air laut ini setelah mereka dapat badannya sudah loyohlah begitu dan di naikan ke atas kapal beliau sudah bisa tertolong lagi,"ungkap Marthen.

Marthen juga mengaku, pihak keluarga baru mendengar kabar kematian korban baru pagi tadi. Saat itu, kapal sudah bersandar di pelabuhan Aimere, Ngada.

"Beritanya baru tadi kita dengar, pagi begitu, pas mereka sudah sandar di Aimere baru kita dapat kabar korban meninggal,"ungkap Marthen.

Kejari Belu Bertindak Tanpa Pandang Bulu, Begini Penegasannya

Sementara itu, Nakhoda KMP INERIE II I Nyoman Endrawinata ketika dikonfirmasi wartawan terkait kematian Korban saat di temui di Pelabuhan Ferry Kanatang, menjelaskan, Senin (17/6/2019) KMP INERIE II betolak dari pelabuhan Bolok Kupang menuju Aimere, pas di perairan laut Sawu pada pukul 16.30 dari ruang ekonomi, ada penumpang yang melapor ke anjungan bahwa ada penumpang (korban) yang melompat ke laut di sisi lambung sebelah kiri kapal.

Perwira jaga segera melapor ke dia, ia kemudian mengambil tindakan dengan mencikar kemudi ke kiri, dan menginstrusikan kepada ABK yang bertugas sebagai regu penolong untuk menolong korban.

"Kemudian ABK saya kerakan untuk mengevakuasi untuk menolong korban.  Saat ABK mendekat ke arah korban untuk menolong, korban berusaha untuk berenang menjauh untuk menghindari proses penyelamatan. Ketika korban berhasil diraih oleh ABK dan dibawa dekat ke kapal pada jarak kurang lebih satu meter pada pintu ramp door haluan, korban mengeluarkan busa dari mulut dan hidung,"jelas Nyoman.

Halaman
12
Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved