Dibentuk Satuan Pendidikan Aman Bencana di TTS, Ini Tujuannya

Dibentuk Satuan Pendidikan Aman Bencana di Kabupaten TTS, Ini Tujuannya

Dibentuk Satuan Pendidikan Aman Bencana  di TTS, Ini Tujuannya
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Suasana penandatanganan pembentukan sekertariat bersama SPAB oleh Pemda TTS dan Plan Internasional. 

Dibentuk Satuan Pendidikan Aman Bencana di Kabupaten TTS, Ini Tujuannya

POS-KUPANG.COM, SOE - Kabupaten TTS resmi membentuk sekertariat bersama satuan pendidikan aman bencana ( SPAB) hasil kerja sama dengan Plan Indonesia.

Pada Selasa (18/6/2019) bertempat di ruang rapat asisten Setda TTS, Kantor Bupati TTS dilakukan penandatanganan pembentukan sekertariat bersama SPAB antara Pemda TTS dan Plan Internasional.

SMKN 1 Kota Kupang Sediakan 200 Unit Komputer untuk PPDB Online 2019

Mewakili Pemda TTS, penandatanganan dilakukan oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, Edison Sipa, sedang Plan Interanasional diwakili oleh Direktur PLAN Interanasional Area Timor, Mohammad Fidel.

Selain melibatkan Dinas Pendidikan dan Plan Internasional, keberadaan SPAB sendiri akan didukung oleh Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Perempuan dan Anak (P3A), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, serta mitra terkait lainnya.

Bupati Soliwoa Lantik Theodosius Yosefus Nono Jadi Sekda Ngada

Keberadaan SPAB sendiri dikatakan Kadis Sipa sebagai bentuk antisipasi terjadinya bencana di lingkungan pendidikan guna mengurangi resiko serta memberikan pemahaman kepada para siswa dan guru terkait resiko bencana yang mengancam Kabupaten TTS.

Keberadaan SPAB nantinya akan memberikan sosialisasi terkait antisipasi dan tindakan yang dilakukan bila terjadi bencana di lingkungan sekolah.

" Kabupaten TTS sendiri memiliki potensi bencana yang cukup beragam, mulai dari banjir, tanah longsor, angin puting beliung, tsunami hingga gempa. Bahkan belum lama ini masyarakat merasakan adanya gempa bumi walaupun masih dalam skala kecil. Oleh sebab itu dibutuhkan sekertariat bersama SPAB guna mengantisipasi bencana dan menekan dampak akibat terjadinya bencana di lingkungan sekolah," ungkap Sipa.

Direktur Plan Internasional Area Timor, Mohammad Fidel mengatakan, sebagai lembaga yang konsen terhadap anak, Plan Internasional menganggap perlu adanya sekreratriat bersama SPAB di setiap sekolah yang berada di Kabupaten TTS untuk mengantisipasi terjadinya bencana serta menekan dampak atau resiko akibat kejadian bencana.

"Kami menggandeng pemerintah untuk memberikan pemahaman dan pendampingan bagi semua pelajar dan guru untuk mengenal berbagai potensi bencana yang kerapkali terjadi di lingkungan tempat tinggal dan sarana pendidikan sehingga dapat mempersiapkan diri untuk mencegah dan mengantisipasi ketika terjadi bencana," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved