Begini Cara Mahasiswa Politeknik Pertanian Kupang Cegah Penyakit pada Babi dan Sapi di Bakunase

Begini Cara Mahasiswa Politeknik Pertanian Kupang Cegah Penyakit pada Babi dan Sapi di Bakunase

Begini Cara Mahasiswa Politeknik Pertanian Kupang Cegah Penyakit pada Babi dan Sapi di Bakunase
ISTIMEWA
Para mahasiswa Politeknik Pertanian Kupang saat memberikan obat cacing dan vitamin pada babi dan sapi milih warga Bakunase II, Kota Kupang, Selasa (18/6/2019). 

Begini Cara Mahasiswa Politeknik Pertanian Kupang Cegah Penyakit pada Babi dan Sapi di Bakunase

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Mahasiswa Politeknik Pertanian Kupang didampingi dosen dan tenaga kesehatan hewan melakukan pencegahan penyakit pada ternak babi dan sapi milik warga RT 08 Kelurahan Bakunase II, Kota Kupang, Selasa (18/6/2019).

Upaya pencegahan tersebut dilakukan dengan memberikan obat cacing dan vitamin pada ternak babi dan sapi.

BREAKING NEWS: Situasi Memanas di Karang Indah SBD, Warga Tolak Keputusan Gubernur NTT

Petrus Malo Bulu, salah satu dosen Kesehatan Hewan di Polteknik Pertanian menjelaskan, kegiatan ini sekaligus merupakan bagian dari proses pendidikan bagi para mahasiswa, sehingga mereka bisa mengalami dan tau kondisi ternak yang dipelihara oleh masyarakat.

Sementara itu, Herman Missa, selaku ketua RT mengapresiasi kegiatan tersebut. "Kami tentunya sangat berterima kasih telah memilih tempat kami ini untuk melakukan pencegahan penyakit pada babi dan sapi secara gratis," ungkapnya.

Ketua PMII Cabang Kupang Harap Pos Kupang Online Tetap Jaga Kredibilitas dan Independensi

Ia sangat berharap upaya pencegahan hewan ternak terus dilanjutkan sekaligus mengedukasi masyarakat bagaimana cara beternak yang baik dan benar serta memperkenalkan berbagai inovasi-inovasi baru di bidang peternakan.

Richad A. Dubu, salah satu mahasiswa semester IV, Program Pendidikan Kesehatan Hewan mengatakan, dengan terjun langsung ke masyarakat, mereka mendapat banyak pelajaran.

"Kami tau bagaimana masyarakat memelihara ternak. Kami melihat, kira-kira apa yang perlu diperbaiki. Lalu bentuk edukasi atau inovasi apa yang perlu kami buat. Ini jadi bekal bagi kami kalau sudah turun ke masyarakat atau dunia kerja," ungkapnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved