Warga Ende Menunggu 17 Tahun untuk Bisa Naik Haji

Bagi Warga Kabupaten Ende Harus Bisa Menunggu 17 Tahun untuk Bisa naik haji

Warga Ende Menunggu 17 Tahun untuk Bisa Naik Haji
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementrian Agama Kabupaten Ende, Muhamad Salam Daud 

Bagi Warga Kabupaten Ende Harus Bisa Menunggu 17 Tahun untuk Bisa naik haji

POS-KUPANG.COM | ENDE - Warga Kabupaten Ende harus menunggu selama 17 tahun untuk bisa menuaikan ibadah haji apabila yang bersangkutan mendaftarkan diri untuk mengikuti ibadah haji di tahun 2019.

Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementrian Agama Kabupaten Ende, Muhamad Salam Daud mengatakan hal itu kepada POS- KUPANG.COM, Senin (17/6/2019) di Ende ketika dikonfirmasi mengenai pelaksanaan ibadah haji bagi warga masyarakat Kabupaten Ende.

Dekatkan Pelayanan, Pemerintah Diminta Buka Kantor Imigrasi di Ende

Salam Daud mengatakan bahwa bagi masyarakat Kabupaten Ende apabila yang bersangkutan berkeinginan untuk menuaikan ibadah haji maka yang bersangkutan harus menunggu atau masuk dalam daftar antrian selama 17 tahun mendatang.

"Mereka yang berangkat haji di tahun 2019 ini adalah mereka yang telah mendaftarkan diri sejak tahun 2012 atau 7 tahun lalu namun bagi mereka yang hendak menuaikan ibadah haji dan baru mendaftarkan diri di tahun 2019 maka yang bersangkutan baru bisa berangkat 17 tahun mendatang," kata Salam Daud.

SMK Kristen SoE Gelar Lomba Antar Kelas, Begini Komentar Yuni dan Alvin

Saat ini, jelas Salam Daud, daftar tunggu jemaah haji asal Kabupaten Ende sebanyak 920 orang dan itu akan terurai selama beberapa tahun kedepan.

Menurut Salam Daud kuota haji menjadi kewenangan pemerintah pusat dalam hal ini Kementrian Agama RI yang dibagi ke masing-masing provinsi.

"Untuk kuota dan waktu keberangkatan menjadi kewenangan dari pemerintah pusat kita di daerah hanya menerima pendaftaran saja," kata Salam Daud.

Salam Daud mengatakan bahwa tahun ini jemaah haji asal Kabupaten Ende sebanyak 70 orang. Jumlah itu setelah ditambah 58 orang yang merupakan kuata tambahan yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi NTT dari Kementerian Agama RI dari sebelumnya kuata haji Kabupaten Ende sebanyak 12 orang.

"Pada awalnya kita di Kabupaten Ende hanya memiliki jatah 12 orang saja namun setelah ditambah oleh Kementerian Agama RI untuk Provinsi NTT maka calon jemaah haji asal Kabupaten Ende menjadi 70 orang menyusul adanya kuata tambahan sebanyak 58 orang," kata Salam Daud.

Halaman
12
Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved