Dorong Masyarakat Menanam Sayuran, Pemda TTS Siap Bagi Bibit Sayuran dan Bentuk Tim khusus

Pemda TTS akan membentuk tim khusus yang terdiri dari ASN untuk mendorong masyarakat guna menanam sayuran.

Dorong Masyarakat Menanam Sayuran, Pemda TTS Siap Bagi Bibit Sayuran dan Bentuk Tim khusus
POS KUPANG/DION KOTA
Bupati TTS,Egusem Piether Tahun 

Dorong Masyarakat Menanam Sayuran, Pemda TTS Siap Bagi Bibit Sayuran dan Bentuk Tim khusus

POSKUPANG.COM|SOE -- Guna mendorong masyarakat untuk menanam sayuran, Pemda TTS akan segera membentuk tim khusus yang terdiri dari para ASN. Nantinya Pemda TTS akan memberikan bantuan bibit sayuran kepada masyarakat yang memiliki lahan dekat sumber air dan saluran irigasi guna menanam sayuran.

Hal ini diungkapkan Bupati TTS, Egusem Piether Tahun saat memberikan arahan kepada ASN lingkup Pemda TTS, Senin (17/6/2019) usai ibadat pagi di aula mutis. Bupati Tahun mengatakan, sumber air yang ada harus dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat, salah satunya dengan bercocok tanam sayuran.

Oleh sebab itu, Pemda TTS akan membentuk tim khusus yang terdiri dari ASN untuk mendorong masyarakat guna menanam sayuran.

Warga Ende Antri 17 Tahun Untuk Bisa Naik Haji

Ini Sangsinya! Bagi Perusahaan atau Rumah Sakit yang Buang Sampah Sembarangan di Wilayah TTU

Lagi, Sepeda Motor Milik PNS di TTU Ini Diduga Hilang Digasak Maling

" Kita bentuk tim-tim kecil yang terdiri dari dua atau tiga ASN lalu kita tugaskan untuk turun ke desa memberikan bantuan bibit sayuran dan memastikan masyarakat menanam sayuran," ungkap Bupati Tahun.

Hal ini dimaksud agar masyarakat bisa memenuhi kebutuhan sayurannya. Jika memang nantinya hasil panen sayuran berlebih, bisa dijual untuk menambah pendapatan rumah tangga.

" Minimal kebutuhan sayuran dalam rumah tangga tercukupi. Jika lebih bisa dijual untuk mendapatkan penghasilan tambahan," ujarnya.

Bupati Tahun juga meminta Dinas Pertanian untuk melakukan evaluasi kepada kelompok penerima bantuan alat pertanian.

Hal ini dimaksudkan untuk memastikan jika alat pertanian yang diberikan dimanfaatkan untuk bercocok tanam. Jika kedapatan ada alat pertanian yang diberikan mubazir atau bahkan disewakan, maka Bupati Tahun meminta agar alat bantuan tersebut ditarik kembali.

" Kita lihat lagi pemanfaatan alat bantuan Pertanian yang diberikan sudah sampai mana. Dimanfaatkan atau tidak. Kalau tidak dimanfaatkan, kita tarik kasih dikelompok lain yang membutuhkan," tegasnya. (Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved