Bupati TTU Minta Kejaksaan Panggil Konsultan Perencanaan Pembangunan Taman Doa

Pejabat Bupati TTU Minta Kejaksaan Panggil Konsultan Perencanaan Pembangunan Taman Doa

Bupati TTU Minta Kejaksaan Panggil Konsultan Perencanaan Pembangunan Taman Doa
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt 

Pejabat Bupati TTU Minta Kejaksaan Panggil Konsultan Perencanaan Pembangunan Taman Doa

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Bupati TTU, Raymundus Sau Fernandes, S.Pt meminta kepada pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten TTU memanggil pihak konsultan perencanaan pembangunan taman doa.

Pasalnya, proses perencanaan yang dilakukan oleh perusahaan perencana, PT. Sabana yang dinilai asal jadi, sehingga pemerintah daerah tidak berani memaksakan untuk melanjutkan pembangunan taman doa tersebut.

"Saya minta kejaksaan bertindak. Karena ini kan perencanaan yang salah. Konsultannya di panggil dong," kata Bupati TTU dua periode itu kepada wartawan belum lama ini.

5 Hal Menarik dari Sidang Perdana Gugatan Prabowo-Sandiaga di MK, Apa Saja?

Raymundus mnegatakan, perencanaan yang dilakukan oleh konsultan perencanaan ternyata salah semua sehingga dipandang perlu untuk melakukan klarifikasi terkait dengan penggunaan anggaran perencanaan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, proses perencanaan pembangunan taman doa yang dilakukan oleh konsultan perencanaan PT. Sabana menghabiskan telah anggaran sebesar Rp. 320 juta lebih.

Pakar Sebut Petitum Gugatan Prabowo-Sandi Seakan Bukan Dibuat Orang Hukum, Bahaya Jika MK Kabulkan

Meskipun dana sebanyak itu telah digunakan, konsultan perencanaan tidak mampu menghasilkan produk perencanaan yang baik. Bahkan rincian perhitungan teknis terkait dengan pembangunan taman doa tersebut ternyata tidak ada.

Atas pertimbangan perencanaan tersebut, dan melihat limit waktu kepemimpinan masa jabatannya, Bupati Raymundus mengatakan, rencana pembangunan taman doa yang didalamnya terdapat patung Kristus Raja kemungkinan besar dibatalkan. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved