Kematian Dosen FISIP Undana Murni Lakalantas Tunggal

Kematian Salah Seorang Dosen FISIP Undana Kupang Murni Lakalantas Tunggal

Kematian Dosen FISIP Undana Murni Lakalantas Tunggal
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Kanit Tipidum Satreskrim Polres Kupang Kota, Ipda Yance Kadiaman, SH (tengah) saat memberikan penjelasan penyelidikan kepada perwakilan keluarga, Yohanes Alex Nino (kanan) di Mapolres Kupang Kota, Sabtu (14/6/2019) sore. 

Kematian Salah Seorang Dosen FISIP Undana Kupang Murni Lakalantas Tunggal

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kematian dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Undana Kupang, Yacob P. Nino pada Rabu (24/4/2019) lalu merupakan murni kecelakaan lalulintas (lakalantas) tunggal.

Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, SH., MH melalui Kanit Tipidum Ipda Yance Kadiaman, SH di Mapolres Kupang Kota, Sabtu (14/6/2019) sore.

Setelah Geledah Bandar Narkoba di Jakarta, Polisi Amankan 1.000 Ekstasi di Kampung Ambon

"Hasil penyelidikan telah selesai dan disimpulkan bahwa kematian beliau merupakan lakalantas tunggal berdasarkan keterangan para saksi maupun fakta-fakta di TKP lalu dikuatkan dengan hasil eksomasi dan otopsi yang diminta keluarga," katanya usai memberikan Surat Hasil Pemberitahuan Penyelidikan (SP2HP) kepada pihak keluarga korban, Yohanes Alex Nino di Mapolres Kupang Kota.

Sebelumnya, pihak keluarga merasa korban yang mengalami lakalantas di area Undana Kupang menggunakan sepeda motornya meninggal dengan tidak wajar, sehingga meminta pihak kepolisian untuk melakukan eksomasi (penggalian mayat) korban dan dilakukan otopsi.

Pria di Manggarai Ini Ternyata Tewas Dibunuh Istri Kedua, Polisi Masih Periksa Saksi

Eksomasi ini dilakukan pada Senin (29/4/2019) di RT 08 RW 04 Desa Baumata, Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang. Eksomasi ini disaksikan juga oleh pihak keluarga korban.

Ipda Yance mengaku, selain memberikan SP2HP, pihaknya juga menjabarkan secara lengkap kronologis dan hasil otopsi yang dilakukan pihak kepolisian.

Kepada pihak keluarga, Ipda Yance menjelaskan, sebelum kejadian korban saat itu tengah melakukan aktivitas belajar mengajar di kampus.

Lalu, sang istri menelponnya lalu memberitahukan bahwa terjadi kebakaran rumah dekat kediaman korban.

Mendengar hal tersebut, korban langsung meniadakan aktivitas kuliah dan meninggalkan kampus.

Halaman
123
Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved