Jumlah Ibu dan Bayi Meninggal di NTT  Mencapai 300 Orang, Ini Pemicunya

Sejak Januari - April 2019, angka kematian ibu dan bayi di Provinsi NTT mencapai 300 orang. Sementara jumlah bayi yang lahir hidup sebanyak 30.747

Jumlah Ibu dan Bayi Meninggal di NTT  Mencapai 300 Orang, Ini Pemicunya
POS-KUPANG.COM / AMBUGA LAMAWURAN
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT drg. Dominikus Minggu Mere, M.Kes di ruang kerjanya. Gambar diambil Kamis (17/1/2019). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG - Sejak Januari - April 2019, angka kematian ibu dan bayi di Provinsi NTT mencapai 300 orang. Sementara jumlah bayi yang lahir hidup sebanyak 30.747 orang.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, drg. Domi Mere,M.Kes saat rapat dengan Komisi V DPRD NTT, Sabtu (15/6/2019).

Menurut Domi, angka kematian ibu dan anak tahun 2019 sejak Januari - April sudah mencapai 300 orang. Dari 300 korban itu, untuk kematian ibu sebanyak 32 orang dan jumlah kematian anak sebanyak 268 orang.

Vera Oktaria, Pegawai Indomarey yang Dimulitasi Ternyata Sedang Hamil 2 Bulan, Ini Fakta Mengerikan

Dia menjelaskan, pemerintah terus berupaya agar angka kematian ibu dan anak daoat ditekan sampai nol. Sedangkan untuk tahun 2018 dari Januari hingga Desember kematian ibu dan anak mencapai 1.423 orang, yang terdiri dari kematian ibu sebanyak 158 dan kematian bayi mencapai 1.265 orang.

drg. Domi juga mengatakan, penyebab kematian ibu dan anak antara lain akibat perdarahan, infeksi dan Hipertensi dalam kehamilan (HDK).
Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmi WB. Sianto mempertayakan soal angka kematian ibu dan bayi yang masih tinggi di NTT.

Argentina vs Kolombia: Lionel Messi cs Ditaklukan Los Cafeteros

"Saya lihat angka kematian ibu dan baik ini cukup tinggi. Kasus ini perlu dapat perhatian serius dari pemerintah," kata Jimmi.

Dia mengatakan, intervensi pemerintah seharusnya fokus agar angka kematian ini bisa ditekan. (*)

Tim Macan kemayoran Persija Jakarta Kalah dari Tim Junior, Ini Kata Pelatih Baru Julio Banuelos

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved