Warga Babau Dapat Sosialisasi  Tora pasca pencabutan HGU

Warga Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, mendapat sosialisasi Tora pasca pencabutan hak guna usaha (HGU) PT PKGD. HGU milik P

Warga Babau Dapat Sosialisasi  Tora pasca pencabutan HGU
Pos Kupang.com/Edy Hayong
Sosialisasi Tora kepada warga Kelurahan Babau, Kupang Timur, Jumat (14/6/2019) 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I BABAU--Warga Kelurahan Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, mendapat sosialisasi Tora pasca pencabutan hak guna usaha (HGU) PT PKGD. HGU milik PKGD sudah resmi dicabut pemerintah sejak tanggal 27 Mei 2019 sehingga lahan milik warga yang ada dire-distribusi atau dilegalisasi sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat 4 Perpres 48 tahun 2018.

Pantauan POS KUPANG.COM di Kantor Kelurahan Babau, Jumat (14/6/2019), kegiatan ini dimoderatori Lurah, Robby Meok dihadiri Kapolsek Kupang Timur, Ipda Fery Nur Alamsyah, S.Ik, 

Kadis Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Kupang, Charles Banamtuan, pejabat Dinas Pertanahan Kupang, Herman dan tokoh masyarakat Babau.

David da Silva Keluar dari Klub Korsel, Ingin ke Persebaya! Tak Tutup Kemungkinan ke Klub Lain

Kegiatan sosialisasi ini bertemakan : Prsiapan pelaksanaan pensertifikatan tanah melalui kegiatan Tora dari Dinas Pertanahan Kabupaten Kupang tahun 2019.

Charles Banamtuan pada kesempatan ini mengatakan, maksud dari Tora ini adalah tanah yang dikuasai oleh negara dan atau yang telah dimiliki masyarakat untuk dire- distribusi atau dilegalisasi sesuai ketentuan Pasal 1 ayat 4 Perpres 48 tahun 2018. Dalam ketentuan inipun diatur mengenai reforma agraria seperti diatur dalam pasal 2.

Tujuannya, kata Charles, mengurangi kemiskinan, menciptakan lapangan kerja, memperbaiki akses masyarakat kepada sumber -sumber ekonomi terutama tanah. Selain itu menata ulang ketimpangan penguasaan pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah dan sumber agraria termasuk mengurangi konflik dan sengketa pertanahan dan keagrariaan.

"Kami tidak urus soal HGU tapi ruang kerja kami terutama menfasilitasi pengurusan Tora.

Apalagi  Presiden Jokowi berencana menyerahkan sertifikat massal pada 12 Agustus 2019 sehingga harapannya  kepada pemda provinsi dan kabupaten  rakyat perlu mendapatkan satu kepastian hukum," kata Charles.

Dijelaskannya, dalam data kepemilikan lahan di Kabupaten Kupang yang akan diserahkan sertifikat tanggal 21 Agustus 2019 di Kabupaten Kupang hanya enam desa/kelurahan. Kelurahan Babau 234 pemilik tanah, Tanah Merah (47), Oebelo ( 348),  Merdeka (63),  Bipolo (145) sehingga total 836 sertifikat tanah.

"Harapan saya, tiap kecamatan, desa dan kelurahan sediakan data pertanahan yang sah dan akurat," pinta Charles.

Gubernur Viktor Kagumi Pesona di Tapal Batas Matim-Ngada

Pejabat Dinas  Pertanahan Kabupateb Kupang, Herman mengatakan, HGU  nomor 6 milik PT PKGD sudah  dicabut sejak tanggal  27 Mei 2019. Hal ini karena diterlantarkan oleh pengusaha. Dicabut HGU  lalu dikeluarkan SK Peruntukan. Oleh karena itu pemerintah melakukan Tora pada luas lahan Tora 1.400 hektar untuk perumahan dan sawah akan didata. (*)

  

Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved