Seorang Guru SMA Negeri di TTU Akui Belum Terima Honor dari Pemerintah Provinsi

dirinya hanya menerima honor dari Komite Sekolah. Selain dari komite sekolah, dirinya juga terima honor dari dana BOS yang dibayar tiga bulan sekali.

Seorang Guru SMA Negeri di TTU Akui Belum Terima Honor dari Pemerintah Provinsi
KOMPAS.COM
Ilustrasi rupiah 

Seorang Guru SMA Negeri di TTU Akui Belum Terima Honor dari Pemerintah Provinsi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU--Seorang guru SMA Negeri di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang tak mau namanya disebutkan di media ini menuturkan dirinya belum menerima satu persenpun honor dar pemerintah provinsi NTT.

Selama ini, dirinya hanya menerima honor dari Komite Sekolah. Selain dari komite sekolah, dirinya juga terima honor dari dana BOS yang dibayar tiga bulan sekali.

"Jujur kami belum terima honor dari pemerintah provinsi, yang kami terima selama ini hanya dari komite sekolah dan dana Bos dan itu pun hanya 15 persen saja dari anggaran," katanya kepada Pos Kupang sembari meminta agar identitasnya dirahasiakan, Jumat (14/6/2019).

Ramalan Zodiak Besok Sabtu 15 Juni 2019 Aries Jangan Main Api Cancer Kabar Buruk Libra Besar Kepala

Ini Bekal Calon Mahasiswa Baru Diberikan Bupati Sikka

DPW Partai Berkarya Lapor Bawaslu NTT, Tindaklanjut Laporan DPD Partai Berkarya TTS

Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, dirinya hanya mengandalkan dana komite yang diterima setiap bulan. Namun dana komite yang diterima setiap bulan tidak mencukupi kebutuhan hidupnya.

"Kalau untuk makan minum setiap hari ya kami pakai dana komite sekolah, tapi itu tadi, sangat kecil, tapi ya mau bagaimana lagi, kita harus bisa terima keadaan," ungkapnya.

Sebagai guru, dirinya hanya berpasrah saja pada keadaan, sebab dirinya tidak tau apa yang akan dilakukan untuk menuntut haknya tersebut.

"Ya tidak tau mau berusaha bagaimana, kami hanya pasrah saja. Kalau secepatnya diberi ya kami sangat senang, tapi kalau lambat juga tidak apa-apa, kami menunggu saja," ungkapnya.

Meski begitu, dirinya tetap menginginkan agar honor yang telah dianggarkan oleh pemerintah provinsi itu segera di cairkan agar ia dapat memenuhi kebutuhan hidup keluargannya.

"Kami berharap secepatnya untuk dibayar supaya kami bisa gunakan untuk keperluan hidup sehari-hari kami," jelasnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi)

Berita Populer
Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved