Wabup Marianus Ingatkan ASN Jangan Korupsi
Saya harap kepada seluruh ASN di wilayah satuan Perangkat Daerah Kabupaten Nagekeo untuk bisa menghindari diri dari yang namanya korupsi
Penulis: Gordi Donofan | Editor: Rosalina Woso
Wabup Marianus Ingatkan ASN Jangan Korupsi
POS-KUPANG.COM | MBAY --Wakil Bupati Nagekeo Marianus Waja mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Setda Nagekeo untuk menghindari diri dari praktek korupsi karena.
Praktek korupsi akan berdampak pada keluarga dan anak cucu kedepan dan sangat merugikan.
"Saya harap kepada seluruh ASN di wilayah satuan Perangkat Daerah Kabupaten Nagekeo untuk bisa menghindari diri dari yang namanya korupsi, karena korupsi akan berdampak pada anak cucu kita," ungkap Wabup Marianus saat membuka kegiatan diskusi terfokus pembentukan gugus tugas revolusi mental Kabupaten Nagekeo di Aula Hotel Pepita, Rabu (12/6/2019)
Wabup Marianus menjelaskan dengan kehadiran Prof. Paulus Wirutomo dan Staf dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI dengan spirit harus membangun sikap batin dan revolusi mental untuk semua orang.
• Yuk Mampir! Belanja Furniture Berkualitas di Depo Mebel, Harga Bersahabat dan Dapat Undian Berhadiah
• Modus Kawin Kontrak dalam Perdagangan Orang, 2 WNA China Diamankan
• Wisudawan Stikom Uyelindo Diharapkan Tak Berorientasi PNS
Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Nagekeo khusus para ASN dan konsep kami ada ratusan titik di Kabupaten Nagekeo yang perlu untuk membangun sebuah gerakan bersama terutama sikap batin yang lebih penting.
"Nagekeo sendiri merupakan sikap batin yang menjadi tradisi yang ditunjukan oleh masyarakat Nagekeo pada umumnya dan diakui di daerah Jawa bahkan di negara lain, sebagai wakil bupati saya berharap Nagekeo harus berada dalam perpustakaan Belanda," ujarnya.
Wabup Marianus menegaskan sudah saatnya membangun sebuah gerakan bersama sehingga masyarakat Nagekeo bisa merasakan setiap program-program yang dijalankan dan juga harus ikut mengontrol agar herakan-gerakan ini mampu membawa kita kearah yang lebih baik.
"Selain itu prinsip kita adalah hilang kan Korupsi di kabupaten Nagekeo ini," tegasnya.
Sementara Plt. Asdep Nilai dan Kreativitas Budaya Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Redemtus Alfredo Sari Fenat dalam sambutan mewakili Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan, mengatakan bahwa diskusi terfokus pembentukan gugus tugas revolusi mental kabupaten Nagekeo merupakan suatu kehormatan dan kebahagian baginya.
• Pemkab Alor Hibahkan Tanah Untuk BASARNAS
• TRIBUN WIKI : Pesona Bukit Oelbubuk, Barisan Bukti dan Kabut
• Paus Fransiskus Keluarkan Dekrit untuk 8 Orang Calon Santo
"Ini merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan saya dapat hadir dan bertemu dengan Saudara sekalian. Saya memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam terselenggaranya kegiatan ini," ujarnya.
Ia menjelaskan Pemerintah RI menargetkan pembangunan Indonesia akan mencapai puncak kejayaannya pada tahun 2045 mendatang. Demi mencapai tujuan “Indonesia Emas” tersebut, terdapat tahapan pembangunan nasional yang secara berkesinambungan harus dilakukan seluruh pihak.
Pertama, sebagai fondasi pembangunan, diperlukan infrastuktur yang representatif untuk bisa meningkatkan daya saing produk Indonesia, mempercepat pergeseran kebutuhan logistik masyarakat serta memunculkan titik-titik ekonomi baru.Tahap berharap kepada ASN untuk menghindar dari yang namanya Korupsi.
Ia menjelaskan korupsi akan berdampak pada keluarga dan anak cucu kedepan.
"Melalui implementasi gerakan nasional revolusi mental, saya berharap akan semakin banyak muncul agen-agen perubahan di Nagekeo yang secara berkelanjutan melakukan inisiasi perubahan yang dapat dirasakan oleh masyarakat," ujarnya.
Kegiatan tersebut berjalan aman dan lancar. Semua tampak berpartisipasi saat diskusi.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/suasana-kegiatan-diskusi-terfokus-pembentukan-gugus-tugas-revolusi-mental-kabupaten-nagekeo.jpg)