Penangan Kasus Buang Bayi di Manggarai, 2 Kasus Sudah Proses Berkas Satu Kasus Masih Cari Pelaku

Setelah melihat lebih dekat barulah dipastikan bahwa benda yang awalnya dikira boneka bayi ternyata adalah sesosok mayat bayi.

Penangan Kasus Buang Bayi di Manggarai, 2 Kasus Sudah Proses Berkas Satu Kasus Masih Cari Pelaku
POS-KUPANG.COM/ARIS NINU
Kapolres manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK 

Penangan Kasus Buang Bayi di Manggarai, 2 Kasus Sudah Proses Berkas Satu Kasus Masih Cari Pelaku

POS-KUPANG.COM|RUTENG--Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Satria Wira Yudha, SIK mengungkapkan, Polres Manggarai sudah memroses kasus buang bayi yang terjadi Manggarai dan Manggarai Timur.

Menurut Kasat Wira, dua kasus buang bayi sudah proses pelimpahan berkas dan tersangka sudah ditahan. Dua kasus yang berkas sedang diproses yakni kasus buang bayi di Kecamatan Rahong Utara dan Lamba Leda. Sedangkan satu kasus di Kecamatan Langke Rembong, Manggarai pelaku sedang kita cari.

"Untuk kasus buang bayi Langke Rembong kami sudah minta bantuan Bhabin mencari orang-orang yang dicurigai. Misalnya dulu berbadan dua tapi tiba-tiba tidak lagi. Semua didata agar bisa kita ambil keterangan," kata Kasat Wira di Ruteng saat dikonfirmasi POS-KUPANG.COM, Kamis (13/6/2019) pagi.

Ia menegaskan, semua kasus buang bayi akan ditangani polisi dan perlu dukungan masyarakat memberikan informasi agar mempercepat proses pengungkapan.

Youtuber Tewas Saat Aksi Naik Motor Pakai Kaki, Kirim Foto 4 Jam Sebelum Celaka

Ini 5 Imbauan Prabowo kepada Pendukungnya Jelang Sidang Sengketa Pemilu di MK

Gading Marten Dijodohkan dengan Anak Menteri Susi, Roy Marten Puji Kecantikan Nadine Kaiser

Sebelumnya, pada Sabtu tanggal 25 Mei 2019 sekitar pukul 16.00 wita telah ditemukan sesosok mayat bayi di selokan kali Wae Ces tepatnya di belakang SMK Sadar Wisata Ruteng, Kelurahan Bangka Nekang, Keacamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai.

Mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh pekerja proyek bangunan SMK bernama Feribertus Go (32), warga Ngencung, Kelurahan Watu, Kecamatan Langke Rembong dan Staf pengajar SMK Sadar Wisata Ruteng, Laurensius Mado Watu (32), warga Kelurahan Bangka Nekang.

Kejadian penemuan bermula dari pukul 15.00 saudara Feribertus dan Laurensius mau membersihkan selokan di sekitar TKP dalam rangka persiapan acara peletakan batu pertama pembangunan ruang kelas SMK Sadar Wisata Ruteng yang akan dilaksanakan pada Senin (27/5/2019).

Saat sedang membersihkan sampah dari dalam selokan keduanya melihat ada sesuatu yang menyerupai boneka bayi diantara tumpukan sampah namun hal tersebut masih membuat mereka penasaran sehingga saudara Feribertus turun ke selokan untuk memastikannya.

Setelah melihat lebih dekat barulah dipastikan bahwa benda yang awalnya dikira boneka bayi ternyata adalah sesosok mayat bayi.

Ia menjelaskan, jasad bayi tersebut ditemukan dalam keadaan tidak utuh.

Yang mana bagian kaki kanan telah terpisah dengan badan masih berdarah dan mengeluarkan bau tak sedap dan setelah dilakukan penyisiran, ditemukan potongan kaki kanan dengan jarak 3,90 meter dari TKP awal tempat ditemukan mayat bayi tersebut.

Pada pukul 16.30 wita, Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Manggarai bersama piket fungsi mendatangi TKP dan melakukan olah TKP selanjutnya membawa mayat bayi tersebut ke ruang mayat RSUD dr. Ben Mboi Ruteng.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved