Pemda Ngada Dinilai Lemah Mengatur Pasar di Bajawa

Bagi pendatang baru mereka sulit membedakan pasar yang sesungguhnya ada dimana.

Pemda Ngada Dinilai Lemah Mengatur Pasar di Bajawa
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
PMKRI dan GMNI Ngada saat audiens dengan pimpinan DPRD Ngada di Kota Bajawa, Rabu (12/6/2019). 

Pemda Ngada Dinilai Lemah Mengatur Pasar di Bajawa

POS-KUPANG.COM | BAJAWA --Sekertariat bersama (Sekber) Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) St. Stefanus dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Ngada menggelar aksi demo di Kantor DPRD Ngada, Rabu (12/6/2019).

Aksi demo tersebut dikawal ketat aparat kepolisian dari Polres Ngada dan pihat Sat. Pol PP Setda Ngada

"Ketegasan pemerintah Kabupaten Ngada dalam mengatur pasar sangatlah lemah. Saat ini kita menyaksikan bahwa eks pasar Inpres Bajawa tidak dimanfaatkan dan revitalisasi terhadap pasar Boubou tidak berjalan. Banyaknya para pedagang (mama lele) yang harus gulung tikar karena selama sehari jual barangnya tidak pernah laku," ujar orator aksi, Moses Ade Putra.

Ia menegaskan hal ini diperparah ketika Pemerintah dan DPRD Ngada melegalkan masyarakat untuk menjual sayur dan buah-buahan dalam kota Bajawa ini.

Malaka Dilandai Hujan Pagi Ini

Hasyim Asyari: KPU Tak Akan Jawab Dalil Gugatan Prabowo yang Tak Relevan

Tuntutan PMKRI dan GMNI Ngada Saat Demo di DPRD Ngada

Bagi pendatang baru mereka sulit membedakan pasar yang sesungguhnya ada dimana.

"Semantara itu kita juga menyaksikan bangunan pasar inpres lama yang sampai saat ini publik belum tau pemanfaatannya. Sekber PMKRI dan GMNI menduga Pemerintah Kabupaten Ngada sedang menyiapkannya untuk Museum dan pada akhirnya mubazir," ujarnya.

Selain itu, tuntutan yang dilontarkan oleh Sekber PMKRI dan GMNI Ngada yaitu soal tutupnya Kampus Undana II Bajawa Kabupaten Ngada.

Menurut Moses, hemat Sekber PMKRI dan GMNI Pemerintah dan DPRD Kabupaten Ngada telah ditipu oleh pihak Undana induk di Kupang.

Sekber PMKRI dan GMNI patut memberikan apresiasi terhadap keberanian pemerintah dan DPRD Ngada untuk menghadirkan kampus di Bajawa.

Halaman
12
Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved