Ekspresi Jefri Riwu Kore Saat Melihat Ratusan Anak Yatim dan Disabilitas Kota Kupang

Ekspresi Jefri Riwu Kore Saat Melihat Ratusan Anak Yatim dan Disabilitas Kota Kupang

Ekspresi Jefri Riwu Kore Saat Melihat Ratusan Anak Yatim dan Disabilitas Kota Kupang
POS-KUPANG.COM/Laus Markus Goti
Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore menyerahkan bantuan permakanan kepada anak yatim dan disabilitas di Rumah Jabatan Walikota, Kamis (13/6/2019) 

Ekspresi Jefri Riwu Kore Saat Melihat Ratusan Anak Yatim dan Disabilitas Kota Kupang

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Wajah Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore tiba-tiba berubah ketika melihat beberapa anak-anak yatim dan disabilitas maju menerima bantuan permakanan di Rumah Jabatan Walikota, Kamis (13/6/2019).

Jefri yang semula terlihat berdiskusi dengan Assisten bidang pembangunan dan ekonomi, Ely Wairata, di podium Aula rumah jabatan, seketika tertegun menyaksikan beberapa anak melangkah ke hadapannya untuk menerima bantuan. Jefri terlihat memerhatikan dengan sungguh saat anak-anak itu melangkah pelan, lalu berdiri tenang di depannya.

Kasus Kejahatan Saat Operasi Ketupat Turangga 2019 Menurun Dibandingkan Tahun 2018

Didampnigi Ely Wairata serta Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, drg. Retnowati, M.kes, Jefri turun dari podium menyerahkan bantuan. Sejenak ia bercakap sembari membelai kepala anak-anak tersebut.

Siang itu, ratusan anak yatim dan disabilitas didampingi orangtua dan pembina asrama memadati Auala rumah jabatan. Wajah mereka tampak ceria. Ratusan anak yatim dan disabilitas yang mendapat bantuan, antara lain, 51 dari Panti Alma (A dan B) dan Panti Asuhan Kasih dan luar Panti 75 orang, total 126 orang.

BREAKING NEWS: Kejati Tetapkan Enam Tersangka Kasus Korupsi NTT Fair

Dalam sambutannya Jefri, mengungkap dirinya bangga bisa berada di tengah anak-anak yatim dan disabilitas Kota Kupang. Jefri mengakui pihaknya belum berbuat banyak bagi anak yatim dan disabilitas di Kota Kupang.

Menurut Jefri, Pemerintah Kota Kupang harusnya berbuat lebih untuk para anak yatim dan disabilitas. "Ini menjadi PR untuk kami, bantuan permakanan memang tanggung jawab pemerintah. Namun lebih dari itu pemerintah harus memberikan fasilitas," ungkapnya.

Salah satu wujud perhatian dari pemerintah, lanjutnya, di kantor-kantor mestinya ada akses, misalnya kursi roda atau fasilitas lain, sehingga penyandang disabilitas tidak kesulitan ketika mendatangi kantor. "Namun tidak ada di kantor-kantor, saya kadang terenyuh melihat saudara-saudari kita penyandang disabilitas," ujarnya.

Jefri mengatakan, dalam rangka memberikan perhatian lebih kepada penyandang disabilitas, pihaknya akan membuat Perda. "Saya berharap Perda ini nanti tonggak awal kita memperhatikan mereka secara baik. Kita akan mencermati apa kebutuhan dan fasilitas yang diperlukan oleh para penyandang disabilitas, " ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Jefri juga mengungkap keprihatinannya kepada para pemulung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Alak. "Mungkin sudah sepuluh kali saya ke sana. Saya pergi diam-diam. Saya tau seperti apa kondisi mereka, penghasilan mereka dan suka duka mereka. ," ungkapnya.

Jefri menceritakan, para pemulung mengeluh, sampah-sampah yang bisa dijual diambil oleh sopir sampah. "Jadi sebelum dibuang ke TPA sampah-sampah itu dipilah dan diambil oleh sopir sampah," ungkapnya. Hal itu membuat Jefri resah, mengingat kehidupan para pemulung tersebut sangat bergantung pada sampah-sampah.

Jefri lalu memerintahkan Kadis Kebersihan Kota Kupang untuk segera mengatasi persoalan tersebut. "Saya minta ke Kadis tolong tertibkan sopir-sopir itu," tegas Jefri.

Terkait persoalan sampah di Kota Kupang, Jefri mengakui, ada banyak kritik kepada Pemkot Kupang. Namun, ia menjelaskan, para petugas sudah bekerja maksimal, bahkan rela bekerja di waktu libur.

"Kasihan mereka, hari Minggu pun mereka angkut sampah. Sarana angkut sampah kita juga terbatas, sementara sampah di Kota Kupang, terus meningkat," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved