TNI-Polisi Keturunan Tionghoa Juga Berjasa tapi Tak Selalu Viral, Ini Deretan TNI-Polri Berprestasi

Mengutip netralnews.com, setelah meletusnya Gerakan 30 September (G30S) dan disusul jatuhnya kekuasaan Soekarno, kebijakan negara cenderung berubah.

TNI-Polisi Keturunan Tionghoa Juga Berjasa tapi Tak Selalu Viral, Ini Deretan TNI-Polri Berprestasi
kolase foto Instagram@ong_icha
kolase foto Instagram@ong_icha 

Padahal, sejarah membuktikan, anggota TNI dan Polri dari etnis Tionghoa sudah banyak memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa Indonesia.

Laksamana Muda TNI (Purn.) John Lie Tjeng Tjoan

Uncredited (likely Indonesian Navy)-Dok: Travesia.co.id

Tak banyak yang tahu kiprah Laksamana TNI John Lie, salah satu pahlawan nasional dari latar-belakang etnis Tionghoa. Mengutip wikipedia, John Lie yang lahir di Manado, Sulawesi Utara, Hindia Belanda, 9 Maret 1911 menjadi klerk mualim III pada kapal Koninklijk Paketvaart Maatschappij, perusahaan pelayaran Belanda. Pada 1942, John Lie bertugas di Khorramshahr, Iran, dan mendapatkan pendidikan militer.

Ketika Perang Dunia II berakhir dan Indonesia merdeka, John Lie membaktikan diri pada Kesatuan Rakyat Indonesia Sulawesi (KRIS) sebelum akhirnya diterima di Angkatan Laut RI.

Semula ia bertugas di Cilacap, Jawa Tengah, dengan pangkat Kapten.

Di pelabuhan ini selama beberapa bulan ia berhasil membersihkan ranjau yang ditanam Jepang untuk menghadapi pasukan Sekutu. Atas jasanya, pangkatnya dinaikkan menjadi Mayor.

Kemudian dia memimpin misi menembus blokade Belanda guna menyelundupkan senjata, bahan pangan, dan lainnya.

Daerah operasinya meliputi Singapura, Penang, Bangkok, Rangoon, Manila, dan New Delhi.

Menurut kesaksian Jenderal Besar TNI AH. Nasution pada 1988, prestasi John Lie "tiada taranya di Angkatan Laut" karena dia adalah "panglima armada (TNI AL) pada puncak-puncak krisis eksistensi Republik", yakni dalam operasi-operasi menumpas kelompok separatis Republik Maluku Selatan, Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia, dan Perjuangan Rakyat Semesta.

John Lie wafat pada 27 Agustus 1988. Beliau dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

Halaman
1234
Editor: Alfred Dama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved