Pria Pelaku Pencurian Tewas di Nagekeo, Begini Penjelasan Kapolsek Aesesa

Seorang Pria pelaku pencurian tewas di Kabupaten Nagekeo, begini penjelasan Kapolsek Aesesa

Pria Pelaku Pencurian Tewas di Nagekeo, Begini Penjelasan Kapolsek Aesesa
Pos Kupang.com/Gordi Donafan
Korban tewas di Puskesmas Danga Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo, Selasa (11/6/2019) pagi. 

Seorang Pria pelaku pencurian tewas di Kabupaten Nagekeo, begini penjelasan Kapolsek Aesesa

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Kapolsek Aesesa AKP Ahmad, SH mengungkapkan telah terjadi pencurian dengan kekerasan (Curas) yang mengakibatkan korban luka-luka dan pelaku tewas setelah dilarikan ke Puskesmas Danga.

"Curas di Rowokoli Kelurahan Danga Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo yang mengakibatkan korban luka di bagian punggung dan pelaku meninggal dunia," ungkap AKP Ahmad, kepada POS KUPANG.COM, Selasa (11/6/2019).

Gadis 19 Tahun Calon PRT Diamankan Satgas TKI di Bandara El Tari Kupang

AKP Ahmad menjelaskan kronologis kejadian itu, hari Selasa tanggal 11 Juni 2019, sekitar pukul 03.00 Wita, bertempat di Rumah Ferdinandus Wawo (38) Kampung Rowokoli, Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo telah terjadi kasus Curas.

"Korban yaitu Gerdinandus Wawo mengalami luka di punggung belakang kiri dan kanan oleh benda tajam (Pisau). Saksi-saksi yaitu Zakarias Tuga (25), Makrino Rupa (19) dan Priska Pelu (36). Pelaku yaitu Kasimirus Solo (27) berasal dari Dusun 3 Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo," papar AKP Ahmad.

Potensi Gelombang di Tiga Wilayah Perairan di Sumba Hari ini Mencapai 3.5 Meter

AKP Ahmad menjelaskan sesuai keterangan saksi Priska Pelu (pelapor) bahwa sekitar pukul 03.00 Wita, pelapor yang saat itu tidur dengan korban (suami) mendengar pintu belakang rumahnya di buka pelaku dengan cara paksa.

Selanjutnya pelapor membangunkan Korban dan mendapatkan pelaku sudah masuk rumah dengan membawa sebilah parang dalam keadaan telanjang dan berusaha menyerang saksi dan korban.

"Korban menahan pelaku dengan memegang tangan kiri pelaku yang saat itu memegang parang, saat pelaku tidak bisa menggunakan parang ditangany. Pelaku mengambil pisau yang ada di dinding rumah korban dan mengayunkan ke punggung korban yang saat itu memegang tangan kiri pelaku yang memegang parang sehingga korban mengalami kuka tusuk di punggung kiri dan kanan," ujar AKP Ahmad.

Lanjut AKP Ahmad, korban lalu berlari menuju depan rumah bersama istri dan anak korban dan berteriak meminta bantuan tetangga korban dan saat itu datang tetangga korban termasuk saksi 2 untuk membantu melumpuhkan pelaku yang masih memegang parang.

Setelah itu, tetangga korban yang datang dan saksi 2, bersama sama melawan pelaku yang masih memegang parang, setelah pelaku berhasil ditangkap dan diikat di halaman rumah korban dengan tali nilon warna biru, pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Aesesa.

"Setelah menerima laporan, Ka Spk bersama Anggota menuju TKP untuk mengamankan pelaku serta narang Bukti berupa sebilah parang dan pisau yang digunakan pelaku serta pipa besi ukuran 1,5 dim dengan panjang 120 cm yang digunakan masyarakat untuk membela diri dan membawa pelaku ke Puskesmas Danga untuk dilakukan Pengobatan. Sesampainya di Puskesmas Danga, pelaku meninggal dunia pada Pukul 03.30 Aita karena luka-luka pada bagian muka dan badan lebam," jelasnya.

AKP Ahmad menjelaskan berdasarkan keterangan kakak kandung almarhum Karolus Goa (34), Kasmirus mengalami gangguan jiwa.

Kasmirus mengalami gangguan jiwa sejak 4 bulan lalu setelah pulang merantau dari Kalimantan.

"Sekitar hari Kamis tanggal 6 Juni 2019, almarhum mengalami gangguan kejiwaan dan pada hari Senin tanggal 10 Juni 2019 pukul 19.00 Wita kabur dari rumah dan dicari pihak keluarga, namun tidak ketemu," jelas AKP Ahmad.

Ia menjelaskan pihak Kepolisian melaksanakan penggalangan terhadap keluarga korban dan keluarga pelaku yang meninggal dunia agar tidak melakukan tindakan yang berdampak mengganggu situasi Kamtibmas yang melanggar Hukum. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved