Pelaku Penganiayaan di SMK Bina Maritim Maumere Gegar Otak Ditabrak Mobil Saat Usia 4 Tahun

Pelaku Penganiayaan di SMK Bina Maritim Maumere Gegar Otak Ditabrak Mobil Saat Usia 4 Tahun

Pelaku Penganiayaan di SMK Bina Maritim Maumere Gegar Otak Ditabrak Mobil Saat Usia 4 Tahun
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Getrudis Ola orangtua Rivaldo, pelaku penganiayaan, Rabu (12/6/2019) berada di SMK Pelayaran Bina Maritim Maumere, Jalan Moan Subu Sadipun, Desa Nelle Urung, Kecamatan Nelle, Pulau Flores. 

Pelaku Penganiayaan di SMK Bina Maritim Maumere Gegar Otak Ditabrak Mobil Saat Usia 4 Tahun

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Mama Getrudis Ola tak kuasa berhadapan dengan putranya YROB di ruang Kepala SMK Pelayaran Bina Maritim di Jalan Moan Subu Sadipun, Desa Nelle Urung, 3 Km sebelah selatan Kota Maumere, Pulau Flores, Rabu (12/6/2019) pagi.

Ibu empat anak dihubungi wali kelas Rivaldo,sapaan YROB supaya hadir di sekolah membicarakan penganiayaan yang dilakukan anaknya terhadap sesama siswa sekolah itu dan vidionya viral di media sosial,Selasa (11/6/2019).

SDK Santu Yoseph Naikoten Juara USBN se- Kota Kupang

Getrudis Ola menuturkan, Rivaldo punya pembawaan yang berbeda dengan tiga saudaranya. Ketika berusia 4 tahun, Rivaldo mengalami musibah ditabrak mobil Cakrawala di Waioti.

"Waktu itu dia mau menyeberang jalan belanja di kios. Datanglah oto Cakrawala menabraknya. Dokter merawatnya waktu itu menyatakan anak ini akan geger otak. Pembawaanya akan lain, memang kejadian seperti ini," kisah Getrudis Ola, kepada POS-KUPANG.COM.

DPRD NTT Nilai Pembinaan di SMK Bina Maritim Masih Rendah

Ia tampaknya pasrah menerima keputusan sekolah yang akan mengeluarkan Rivaldo, duduk di bangku kelas II. Gertrudis Ola berharap pihak sekolah lebih bijaksana memikiran masa depan anaknya. Jelang akhir bulan Juni 2019, siswa kelas II akan menjalani praktek kerja lapangan (PKL).

"Mau bilang bagaimana, kalau sanksi seperti ini. Tapi anak kami ini punya pembawaan yang agak lain sejak ia ditabrak," ujar Getrudis Ola.

Ia berharap, aparat kepolisian memfasilitasi persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan oleh keluarga korban dan pelaku demi masa depan anak-anak. (laporan reporter pos-kupang.com, eginius mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved