Komisi V DPRD Pertanyakan Gaji Guru SMA dan SMK di NTT

Komisi V DPRD NTT kembali menanyakan soal gaji guru-guru SMA dan SMK di NTT.

Komisi V DPRD Pertanyakan Gaji Guru SMA dan SMK di NTT
ISTIMEWA
Jimmi Sianto 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG - Komisi V DPRD NTT kembali menanyakan soal gaji guru-guru SMA dan SMK di NTT.

Sampai saat ini para guru SMA/SMK masih menunggu gaji mereka.
Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmi Sianto menyampaikan hal ini saat rapat bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTT dan PT. Telkom di ruang rapat Komisi V DPRD NTT, Rabu (12/6/2019).

Rapat ini dipimpin Ketua Komisi V DPRD NTT, Jimmi Sianto. Hadir sejumlah anggota Komisi V DPRD NTT, Winston Rondo, Kristin Samiyati Pati, Yohanes Rumat , Karel Koro , Aulora Agrava Modok dan Maxi Adi Pati Pari.

Menurut Jimmi, sesuai informasi dari Dinas Dikbud NTT bahwa gaji para guru akan dibayar pada Bulan Juni 2019, kemudian saat ini pihaknya mendengar lagi bahwa gaji akan dibayar pada Juli 2019.

"Kita baca di media bahwa Kadis Dikbud NTT bilang gaji akan dibayar Juni 2019 ,tapi sekarang kita dengar lagi bilang Juli," kata Jimmi.

Baim Wong Tanyakan Pacar Luna Maya saat Foto Liburan Luna dengan Keluarga Faisal

Dia mempertanyakan SDM di Dinas Dikbud NTT yang mengurus gaji para guru dan sesuai informasi ada 21 orang.

"Ini ada 21 orang yang urus gaji para guru, tapi kok sampai saat ini belum beres. Padahal gaji pegawai di Dinas Dikbud itu dibayar tepat waktu, namun, kasian guru-guru ini belum terima gaji," katanya.

Dikatakan, ada keluhan para guru SMA/SMK bahwa sewaktu kewenangan masih di kabupaten dan kota ,gaji mereka tepat waktu,sedangkan ketika adanya pengalihan ke provinsi ,gaji mereka selalu terlambat.

"Kalau sampai besok belum juga dibayar,maka pembahasan laporan pertanggungjawaban dari Dinas Dikbud NTT kita pending dan kita lapor ke gubernur NTT," ujarnya.

Liga 1 Musim 2019 Kembali Ditunda, Ini Jadwal Terbaru Laga Bali United vs PSIS Semarang

Anggota Komisi V DPRD NTT, Yohanes Rumat, mengatakan, selama dua bulan pihaknya sudah mengumumkan bahwa gaji sudah bisa dibayar dua bulan lalu, tapi belum, , berarti pemerintah dinilai menipu masyarakat NTT terutama guru-guru SMA dan SMK.

 Persib Bandung Miliki 3 Modal Penting saat Hadapi Tira Persikabo, Ini Keunggulan Maung Bandung

Kabid Pendidikan Menengah Dinas Dikbud NTT, Pius Rasi mengatakan, dirinya akan melakukan komunikasi dengan kepala dinas agar gaji para guru segera dibayar. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved