Wabup Kupang Fasilitasi Pertemuan Pemda dan Keluarga Korban Kasus Naibonat

Pejabat Wabup Kupang Fasilitasi Pertemuan Pemda dan Keluarga Korban Kasus Naibonat

Wabup Kupang Fasilitasi Pertemuan Pemda dan Keluarga Korban Kasus Naibonat
POS-KUPANG.COM/Edi Hayong
Penyerahan pernyataan sikap keluarga korban kepada Wabup Kupang, Jerry Manafe di Oelamasi, Selasa (11/6/2019) 

Pejabat Wabup Kupang Fasilitasi Pertemuan Pemda dan Keluarga Korban Kasus Naibonat

POS-KUPANG.COM | OELAMASI - Wakil Bupati (Wabup) Kupang, Jerry Manafe, mengambil langkah cepat mempertemukan pihak keluarga korban kasus Naibonat dengan pemerintah. Kehadiran keluarga korban yang diinisiasi Kepala Desa Manusak, Arthur Ximenes dan BPD setempat, guna mencari jalan keluar terbaik.

Pada pertemuan bersama dalam suasana kekeluargaan ini, orang tua korban bersama keluarga, menyerahkan pula pernyataan sikap kepada Pemerintah kabupaten Kupang bahwa menerima dengan iklas kematian korban (Ramos Horta Soares).

BREAKING NEWS: Tahanan Kasus Pencurian Bunuh Diri di Rutan SoE

Wabup Jerry pada pertemuan bersama ini di Oelamasi, Selasa (11/6/2019) mengungkapkan perasaan pribadinya atas kejadian tersebut. Dirinya menilai kejadian ini sangat memilukan dan menyesalkan tragedi itu. Pasalnya, tragedi ini terjadi antar sesama warga Kabupaten Kupang yang seharusnya susah senang sama-sama merasakan dalam pergumulan hidup.

Atas niat baik pihak keluarga Korban ini, Wabup Jerry memberikan apresiasi kepada Kepala Desa dan Ketua BPD Manusak yang sudah berusaha untuk menyelesaikan persoalan ini.

Ini Harapan ASN di Sumba Timur Terkait Bunga Pinjaman dan Pimpinan Baru Bank NTT

"Saya merasa bangga dan salut atas kerelaan orang tua korban yang sangat arif dan bijaksana. Orang tua korban menerima kejadian tersebut sebagai musibah," kata Jerry.

Wabup menegaskan, kejadian di Naibonat ini merupakan kriminal murni. Bukan masalah antar perguruan sehingga ada yang menyatakan agar perguruan bela diri yang ada dibubarkan bukan solusi.

"Bubarkan perguruan bela diri bukan solusi. Sebenarnya semua cabang olahraga tidak boleh mencelakakan orang tapi menampilkan sportifitas," ujarnya.

Menurut Wabup Jerry, di Kabupaten Kupang ada beberapa perguruan bela diri. Setiap perguruan atau organisasi massa yang ada di daerah ini harus resmi terdaftar sehingga pola pembinaan lebih terarah dan rutin dilakukan. Pemkab Kupang akan mencari solusi terbaik agar meminimalisir kejadian serupa di kemudian hari.

"Saya minta Kadispora Kabupaten Kupang untuk lakukan komunikasi dan silaturrahmi dengan organisasi perguruan. Kadispora segera buat jadwal pertemuan dengan organisasi pemuda di daerah ini," tegas Ketua DPD II Golkar Kabupaten Kupang ini.

Sebelumnya diberitakan, keluarga korban penikaman, Ramos Horta Soares (19), warga RT 22/RW 09, Dusun 03, Desa Manusak, Kupang Timur meminta polisi dalam waktu 3x24 jam menangkap pelaku penikaman. Hal ini dimaksudkan agar tidak menimbulkan gejolak konflik berkepanjangan antara kedua belah pihak.

Hal ini diungkapkan Ayah kandung korban, Matias Soares dan Ibu korban, Jojefa Komis kepada Wartawan, Jumat (7/6/2019). Hadir saat ini saudara korban, Ramus Jemi Soares, Nelcia Soares, Pasquela Soares Komis, Armindo Soares Mendosa, Marianu Mendonsa, Jose Oliviera.

Menurut pihak keluarga korban, jelas Matias Soares, dengan segala kerendahan hati mereka meminta supaya polisi secepatnya mengamankan pelaku. Hal ini agar tidak menimbulkan gejolak konflik berkepanjangn antara kedua belah. Pihak korban juga meminta supaya pihak keluarga pelaku bekerja sama dengan pihak kepolisian bisa melakukan kerja sama untuk mengantar pelaku guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Hal ini karena mereka telah melukai pihaknya sebagai pihak korban.

Sebagai pihak korban, demikian Soares, mereka juga bersedia berdamai apabila pihak pelaku sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Hal ini untuk menciptakan keadilan pada semua pihak dan sebagainya.

"JIka pelaku belum diamankan kami pastinya kan terus menyimpan luka ini. Kami juga minta polisi supaya secepatnya amankan pelaku dalam waktu 3x24 jam," pinta Soares. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Edi Hayong)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved