Keluarga Terima Kematian Ramos Horta Soares Sebagai Musibah

Keluarga korban kasus berdarah di Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Ramos Horta Soares (19) sebagai sebuah musibah. Namun keluarga korban menghendaki

Keluarga Terima Kematian Ramos Horta Soares Sebagai Musibah
ISTIMEWA
Anggota Polisi ketika melakukan pengawasan pasca bentrokan oknum warga di Naibonat, Kamis (6/6/2019). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I OELAMASI--Keluarga korban kasus berdarah di Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Ramos Horta Soares (19) sebagai sebuah musibah. Namun keluarga korban menghendaki pula agar pihak kepolisian memroses secara hukum pelaku pembunuhan.

Demikian beberapa pernyataan sikap pihak keluarga korban yang disampaikan Matias Soares yang juga ayah kandung korban,  Ramos Horta Soares, saat bertatap muka dengan  Wakil Bupati (Wabup) Kupang, Jerry Manafe di Oelamasi, Selasa (11/6/2019).

Kajari Oelamasi Belum Berani Umumkan Nama Calon Tersangka

Matias Soares mengatakan, pihak keluarga telah menyerahkan pernyataan sikap kepada Pemkab Kupang diterima  Wabup. Pernyataan sikap ini  sebagai ungkapan hati keluarga bahwa menerima kematian anak mereka  sebagai sebuah musibah.

Dikatakannya, pernyataan sikap keluarga yakni menerima kematian korban sebagai sebuah musibah dan merupakan murni tindakan kriminal. Selain itu meminta pihak kepolisian agar memroses secara hukum pelaku pembunuhan.

Pihak Keluarga bersama pemerintah Desa Manusak, menghimbau kepada perguruan bela diri agar jangan ada lagi keributan, serta  mengharapkan Pemkab Kupang untuk memediasi kedua perguruan, sehingga tidak ada konflik lanjutan.

Wakil Bupati Kupang, Korinus Masneno atas nama pemerintah menyampaikan akan memediasi pertemuan dengan semua organisasi perguruan yang ada diwilayah ini. Perguruan Pencak silat yang ada akan diatur  komunikasi difasilitasi Dinas Pemuda dan Olahraga agar dapat dibina secara baik. Selain itu kedepan akan dibuat even perlombaan sehingga kaum muda yang berpotensi akan menyalurkan keahlian mereka.

Pemerintah juga lanjut Wabup Jerry,  akan intens melakukan pertemuan setiap tiga-enam bulan sekali, untuk membangun silaturrahmi baik diantara perguruan maupun dengan pemerintah.

Pemain Palang Pintu Persib Bandung B Fabiano Beltrame Tak Bisa Didaftarkan di LIga 2

Penyerahan surat pernyataan keluarga korban disaksikan  Sekda, Obet Laha, para Asisten dan beberapa Kadis, Kepala Desa Manusak bersama Ketua BPD, Kasat Intel Polres Kupang dan Kapolsek Kupang Timur, Babinsa dari Koramil Camplong, serta Perwakilan dan BIN daerah. (*)

Bentrok antar Warga di Naibonat, PMII Dorong Pemprov NTT Selesaikan Masalah WNI Eks Tim-Tim

Halaman
1234
Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved