Jalan Rusak Akses Pelayanan Kesehatan Terganggu

Akses jalan yang sudah puluhan tahun rusak membuat warga kesulitan bila mengevakuasi ibu hamil dan orang sakit

Jalan Rusak Akses Pelayanan Kesehatan Terganggu
POS KUPANG/GORDI DONOFAN
Kondisi jalan di Kampung Lokawalo Desa Woloede, Kecamatan Mauponggo, Selasa (11/6/2019). 

Jalan Rusak Akses Pelayanan Kesehatan Terganggu

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Akses jalan yang rusak menyebabkan pelayanan kesehatan terganggu.

Akses jalan yang sudah puluhan tahun rusak membuat warga kesulitan bila mengevakuasi ibu hamil dan orang sakit yang ingin memeriksakan kehamilan dan kesehatan di Puskesmas Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo.

"Ini hamil harus bersedia jalan kaki kalau mau ke Puskesmas karena guncangan sangat kuat bila naik motor atau mobil. Jalan sangat rusak," ungkap Lorens Yajo warga Desa Woloede Kecamatan Mauponggo, Selasa (11/6/2019).

Lorens mengatakan kondisi jalan buruk sangat mempengaruhi harga hasil panen milik masyarakat dikampung tersebut.

Masyarakat hanya pasrah dan tidak bisa terus mengeluh. Jual hasil panen seperti Cengkeh, kemiri dan lainnya dengan harga murah. Jika pengepul masuk ke desa maka mereka akan tekan harga tidak sesuai harga di Kota Kabupaten.

6 Kebiasaan di Pagi Hari Ini Ternyata Bisa Bikin Berat Badan Kamu Naik Drastis Loh

3 Pemain Persela Absen di Latihan Perdana Pasca-Lebaran

Seleksi Timnas U-16 ! PSSI Jaring Pemain Sepak Bola Putri asal NTT, Intip YUK

Warga lainnya, Hironimus Siga, yang juga tokoh masyarakat desa Woloede mengatakan sudah puluhan tahun sejak Indonesia merdeka warga di kaki gunung Ebulobo ini mendapatkan fasilitas jalan yang tak memadai.

Kini warga hanya bisa pasrah dengan keadaan karena berbagai aspirasi baik lewat sejumlah anggota DPRD dan Pemda setempat tak menuai hasil

" Dari bupati ke bupati kami jalan kami di sini hanya tinggal janji" ungkap Hironimus Siga.

Ia mengaku Pernah dibuat jalan aspal ketika masih bergabung dengan kabupaten Ngada namun tak lebih dari 5 tahun sudah rusak.

"Jalan di samping kampung ini kalau musim hujan hanya pejalan kaki dan kerbau yang bisa lewat. Kalau kendaraan bermotor tidak bisa," ungkapnya.

Sebelumnya, wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja, mengatakan tahun 2020 infrastruktur jalan dan jembatan akan dibangun.

Saat ini pihaknya sedang menyiapkan segala sesuatuanya. Satu diantaranya yaitu penyempurnaan Dokumen RPJMD.

Ia mengungkapkan bahwa memang kondisi jalan dibeberapa wilayah di Nagekeo memprihatinkan. Sehingga pemerintah memang harus bisa mengatasi.(Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved