Dosen Undana Siapkan Pemuda Penfui Timur Jadi Pelaku Usaha

Pelatihan dilakukan dalam rangka mempersiapkan para pemuda di desa tersebut menjadi pelaku usaha.

Dosen Undana Siapkan Pemuda Penfui Timur Jadi Pelaku Usaha
POS KUPANG/LAUS MARKUS GOTI
Tiga Dosen dari Fakultas Sains dan Tehnik Undana Kupang, Kaur Pembangunan Desa Penfui Timur dan peserta pelatihan lifeskill di Desa Penfui Timur, Kupang, Selasa (11/6/2019). 

Dosen Undana Siapkan Pemuda Penfui Timur Jadi Pelaku Usaha

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Tiga dosen Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Don Pollo, Sammy Ndoo, Hendrik Djahi dari Fakultas Sains dan Tehnik, jurusan Tehnik Elektro, memberikan pelatihan lifeskill kepada kaum muda di Desa Penfui Timur, Kupang. Selasa (11/6/2019).

Pelatihan dilakukan dalam rangka mempersiapkan para pemuda di desa tersebut menjadi pelaku usaha.

Keterampilan yang diajarkan yaitu di bidang elektronika dan komputer. Pelatihan tersebut merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat dari Undana Kupang melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat (LP2M) bermitra dengan Pemerintah Desa Penfui Timur.

VIDEO: Tanam Sayur di Musim Kering, Petani Kaliuda Gunakan Alat Ini

Jaringan Perdagangan Manusia di NTT Mulai Terurai, Polda Amankan Dua Pemain dari Bos Malaysia

Pembukaan pelatihan dilaksanakan hari ini, Selasa (11/6/2019) salah satu rumah warga Desa Penfui Timur. Hadir sepuluh peserta pelatihan dan kepala urusan pembagunan Desa Penfui Timur, Yusuf Humau.

Don Pollo, yang ditemui POS-KUPANG.COM, Selasa (11/6/2019) di sela pembukaan pelatihan tersebut, mengatakan, pelatihan akan terpusat di Kantor Desa Penfui Timur.

"Mengapa sepuluh orang? Kalau dalam jumlah yang kecil, pelatihan akan lebih efektif. Mereka-mereka ini akan diberikan sertifikat dan nanti akan mengedukasi atau menukarkan apa yang mereka dapat kepada pemuda-pemudi lainnya di desa Penfui Timur," ungkapnya.

Pihaknya menyasar kaum muda di Penfui Timur dengan alasan, saat ini di wilayah tersebut mengalami perkembangan yang cukup pesat, antara lain, bertambahnya jumlah penduduk dari berbagai kalangan.

"Terutama kita lihat di sini ada perumahan, jumlahnya, terus bertambah. Belum lagi kos-kosan mahasiswa, artinya banyak mahasiswa di sini, karena dekat dengan area kampus. Nah kita membaca peluang ini. Jangan sampai kaum muda setempat hanya menjadi penonton tetapi mereka mesti menjadi pelaku usaha di desanya sendiri," ungkapnya.

Mantan Komandan Tim Mawar Lapor Majalah Tempo ke Dewan Pers, Chairawan: Saya Merasa Dirugikan

Mantan Komandan Tim Mawar Lapor Majalah Tempo ke Dewan Pers, Chairawan: Saya Merasa Dirugikan

Ia merincikan pelatihan dilakukan dalam dua metode yakni teori dan praktek. Selama dua minggu awal, fokus pada penyampaian materi, sisanya praktek. Namun, lanjutnya, usai pelatihan, pihaknya tetap melakukan pendampingan terhadap peserta.

Yusuf Humau, mewakili, Kepala Desa Penfui Timur, menyambut antuasias program pelatihan tersebut. Menurutnya sangat bermanfaat tepat sasaran. "Ini kegiatan yang mendidik dan inovatif, apalagi yang disasar adalah orang-orang muda yang kelak menjadi penerus untuk membangun Desa Penfui Timur ini," ungkapnya.

Yusuf menambahkan, dirinya sangat berharap, ke depan semakin banyak pemuda-pemudi Desa Penfui Timur mendapat pelatihan lifeskill dalam bermacam-macam bidang.

Oleh karena itu perangkat desa berkomitmen menjadikan Karang Taruna sebagai wadah untuk belajar. "Jadi dalam kelompok ini salah satu kegiatan yang ingin kita lakukan ialah memberikan pelatihan-pelatihan lifeskill," ungkapnya.

Sementara itu, salah satu peserta pelatihan, Marni Sabaat, mengungkap, dirinya sangat senang dengan program pelatihan tersebut. Namun, ia meminta, agar para dosen tetap meluangkan waktu mendampingi mereka usai pelatihan.

"Kami ini sangat membutuhkan keterampilan sehingga bisa berbuat sesuatu yang berguna bagi kami dan orang lain, terutama masyarakat di Desa ini. Jadi saya senang dengan kegiatan ini. Namun, kami minta agar para narasumber bisa mendangi kami, walaupun kegiatan ini nanti berakhir. Setidaknya menyediakan ruang untuk komunikasi atau diskusi," ungkapnya.Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved