Diduga, Filipus Gunakan "Ilmu Hitamt" Saat Mencuri

Filipus Olla (43) tahanan kasus pencurian babi yang tewas akibat gantung diri di dalam Rutan Soe dikenal sangat lihai d

Diduga, Filipus Gunakan
Pos Kupang./Dion Kota
tim Identifikasi Polres TTS sedang melakukan identifikasi terhadap jenazah Filipus Olla

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Dion Kota

POSKUPANG. SOE - Filipus Olla (43) tahanan kasus pencurian babi yang tewas akibat gantung diri di dalam Rutan Soe dikenal sangat lihai dalam melakukan aksi pencurian babi.

Dalam melakukan aksinya, Filipus hanya bermodal karung dan tali rafia untuk mengikat babi hasil curiannya. Filipus biasa melakukan aksinya pada dini hari saat korban-korbannya sedang terlelap tidur. Usai masuk ke dalam kadang babi, filipus lalu mengikat babi yang hendak dicuri lalu memasukkannya ke dalam karung.

Sufa salah satu korban aksi Filipus menduga jika Filipus menggunakan "obat" dalam melancarkan aksinya. Pasalnya, empat ekor anjingnya tidak bersuara saat Filipus masuk ke dalam pekarangan rumahnya guna mencuri dua ekor babi miliknya.

Ini Kabar Buruk Tim Macan Kemayoran, Pemain Pilar Persija Jakarta Alami Cedera Otot saat Latihan

Tak hanya anjing, dua ekor babi yang dicuri pelaku pun tak berontak atau sekedar berteriak saat Filipus melancarkan aksinya. Tak sampai disitu, dua ekor babi yang dicuri Filipus pun dipikul satu kali, padahal, ukuran kedua babi tersebut cukup besar.

" Kakak, dia masuk di halaman rumah ini semua senyap, anjing dan babi saya tidak ada suara. Padahal anjing saya ini cukup galak. Tapi ini anjing tidak ada gonggong sedikit pun. Pokoknya dia masuk, ikat babi, masukan dalam karung terus pukul bawa ke dia punya kos di Kesetnana," tutur Sufa.

Sufa mengaku, sempat mendengar aksi pelaku yang mencuri babi di salah satu kerabatnya. Kali ini, sebelum melakukan aksinya, karena mengetahui jika di kandang babi targetnya ditaruh kabel strum, pelaku mematikan listrik di rumah korbanya sebelum mencuri babi korban. Dan lagi-lagi, anjing yang dipelihara korbannya, tak bersuara saat Filipus melancarkan aksinya.

Intip YUK Strategi Bajul Ijo Uji Kematangan sebelum Laga Persebaya Vs Madura United

" Kakak, dia ini sudah sering mencuri babi. Dan anehnya, saat melakukan aksinya, anjing peliharaan korbannya tidak pernah bersuara saat dia masuk. Bahkan pemilik rumah juga tidak sadar kalau dia masuk kasih mati meteran. Makanya saya curiga dia pakai obat," tudingnya.

Informasi yang dihimpun pos Kupang, ternyata warga Kesetnana juga menjadi korban aksi Filipus. Warga Kesetnana juga kehilangan babi akibat ulah Filipus. Oleh sebab itu, informasi tertangkapnya Filipus disambut sukacita oleh warga Kesetnana.

Diberitakan sebelumnya, Filipus Olla (43) tahanan kasus pencurian babi yang ditahan sementara di Rutan Soe ditemukan sudah tak bernyawa di dalam kamarnya di sel Mapenaling, Senin (10/6/2019) malam. Filipus tewas usai mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Filipus ditemukan dengan posisi leher terikat pada kain dimana ujung kain diikat pada kran air.(*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved